Isu Penjualan Beras Bantuan Bencana di Aceh Tengah, Benar atau Tidak?

admin.aiotrade 06 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Isu Penjualan Beras Bantuan Bencana di Aceh Tengah, Benar atau Tidak?

Penjelasan Terkait Isu Penjualan Beras Bantuan Bencana di Aceh Tengah

Beberapa waktu terakhir, beredar informasi yang menyebutkan bahwa Polres Aceh Tengah dan Kodim 0106 Aceh Tengah diduga melakukan penjualan beras bantuan bencana banjir. Narasi ini menyebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat yang masih terisolasi akibat bencana. Namun, apakah informasi tersebut benar?

Tidak Pernah Memperjualbelikan Beras Bantuan Bencana

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Andi Afdal, memberikan pernyataan resmi bahwa pihaknya tidak pernah melakukan penjualan beras bantuan bencana. Informasi yang beredar di media sosial dinilai tidak benar dan termasuk dalam kategori hoaks.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Klarifikasi ini selaras dengan pernyataan resmi yang disampaikan oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang telah meluruskan kesalahpahaman publik terkait isu tersebut," ujar Andi.

Beras yang Dijual ke Masyarakat Termasuk dalam Program SPHP

Andi juga menjelaskan bahwa beras yang dijual kepada masyarakat bukanlah beras bantuan bencana, melainkan beras yang termasuk dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga merilis pernyataan resmi yang menegaskan beberapa hal penting, antara lain:

  • Polres Aceh Tengah dan Kodim 0106 Aceh Tengah tidak pernah memperjualbelikan beras bantuan bencana.
  • Keterlibatan TNI-Polri hanya sebatas membantu proses penyaluran dan penjualan beras murah GPM dari gudang Bulog kepada masyarakat.

Menurut Andi, langkah ini merupakan keputusan bersama Forkopimda Aceh Tengah dan Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan serta mencegah gejolak harga selama masa bencana.

Beras Bulog yang Disalurkan untuk Bencana Tidak Diperjualbelikan

Dalam penjelasannya, Andi juga mengungkapkan bahwa seluruh beras bantuan bencana, bantuan sosial, dan bantuan kedaruratan lainnya disalurkan secara gratis kepada masyarakat yang terdampak. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui mekanisme distribusi bantuan pangan (Banpang), Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), Cadangan Beras Pemerintah Bencana Alam (CBP Bencal), serta program Bulog Peduli (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL), yang semuanya dikoordinasikan bersama Pemda dan instansi terkait.

Dengan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa narasi yang berkembang di media sosial adalah tidak benar atau hoaks. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap informasi yang beredar dan lebih percaya pada pernyataan resmi dari pihak berwenang.

Kesimpulan

Isu tentang penjualan beras bantuan bencana oleh Polres Aceh Tengah dan Kodim 0106 Aceh Tengah ternyata tidak benar. Direktur Perum Bulog, Andi Afdal, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah memberikan klarifikasi bahwa beras yang disalurkan adalah beras dari program SPHP, bukan beras bantuan bencana. Seluruh bantuan pangan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang terdampak bencana. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dan tetap mengikuti perkembangan berita melalui sumber-sumber resmi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan