
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan menjadi satu-satunya harapan untuk meraih gelar pada French Open 2025. Pasangan yang dikenal dengan kecepatan dan ketepatan pukulan ini kembali menghadapi final yang diidamkan oleh banyak orang. Mereka akan berhadapan dengan ganda putra nomor satu dunia sekaligus juara dunia 2025, Kim Won-ho/Seo Seung-jae asal Korea Selatan.
Pertandingan antara Fajar/Fikri dan Kim/Seo akan tersaji di partai keempat dalam rangkaian final di Glaz Arena, Rennes, Prancis, pada Minggu (26/10/2025). Ini akan menjadi pertemuan ketiga kalinya bagi kedua pasangan. Mereka sebelumnya pernah bertemu dalam ajang China Open 2025, China Masters 2025, dan terakhir di Korea Open 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pada China Open, Fajar/Fikri berhasil mematahkan tren kemenangan Kim/Seo yang sedang dalam kondisi terbaik. Namun, di dua pertemuan berikutnya, yaitu China Masters dan Korea Open, mereka kalah secara beruntun. Bahkan di Korea, tempat Kim/Seo tampil di kandang sendiri, pola permainan Fajar/Fikri tampak sudah dipelajari oleh pasangan senior-junior Negeri Ginseng itu hingga akhirnya kalah dua gim langsung.
Oleh karena itu, Fajar/Fikri harus lebih disiplin dalam membangun serangan, terutama dalam menguasai area depan net. Kondisi shuttlecock yang lebih berat di turnamen Eropa membuat main cepat tidak selalu menjadi solusi. Dibutuhkan power yang lebih besar, sehingga efisiensi dan penempatan jeli serta kemampuan membaca arah pengembalian Kim/Seo akan menjadi kunci penting jika ingin memenangkan gelar di Negeri Menara Eiffel.

Ledakan performa duo Fajar/Fikri juga tidak bisa dianggap remeh. Mereka baru saja mengalahkan ganda putra nomor satu Malaysia sekaligus ranking dua dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Permainan taktis Fajar/Fikri sulit dibendung oleh murid Herry Iman Pierngadi hingga akhirnya meraih kemenangan dua gim langsung.
Hasil ini turut memperkuat tren positif Fajar/Fikri setelah sebelumnya berhasil menjuarai China Open 2025. Meskipun demikian, mereka pekan lalu harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang dalam final Denmark Open 2025.

“Kami senang bisa masuk final dua minggu beruntun. Kami cocok satu sama lain baik di lapangan maupun di luar lapangan karena kami berasal dari kota kelahiran yang sama, Bandung,” ujar Fajar usai semifinal dalam wawancara BWF Badminton.
Selain laga seru di ganda putra, rangkaian final French Open 2025 juga menjadi ajang besar bagi tuan rumah Prancis. Laga pamungkas akan ditutup dengan penampilan tunggal putra kidal Christo Popov yang sangat brilian. Popov berhasil mengalahkan Kunlavut Vitidsarn, unggulan tiga di semifinal kemarin.
Popov mampu menundukkan wakil Thailand tersebut dengan dua gim langsung dan comeback dari ketertinggalan 11-18.
JADWAL FINAL FRENCH OPEN 2025, MINGGU (26/10/2025):
17.00 WIB: XD - Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand/unggulan 3) vs Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China/2)
17.50 WIB: WS - An Se-young (Korea Selatan/1) vs Wang Zhi Yi (China/2)
18.40 WIB: WD - Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang/7) vs Li Yi Jing/Luo Xu Min (China/8)
19.30 WIB: MD - Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan/1) vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (8)
* 20.20 WIB: MS - Christo Popov (Prancis/8) vs Anders Antonsen (Denmark/2)