Jangan Main Sebelum Tidur, Ini Aktivitas yang Direkomendasikan Psikolog untuk Anak

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Jangan Main Sebelum Tidur, Ini Aktivitas yang Direkomendasikan Psikolog untuk Anak

Pentingnya Mengatur Aktivitas Anak Sebelum Tidur

Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, banyak orangtua masih memilih mengajak anak bermain menjelang jam tidur. Tujuannya adalah agar anak menjadi lelah dan langsung tertidur tanpa kesulitan. Namun, menurut psikolog anak Fabiola Priscilla, M.Psi., yang berpraktik di Klinik Sajiva di RSK Dharmawangsa, hal ini justru tidak disarankan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fabiola menjelaskan bahwa dua jam sebelum anak istirahat, sebaiknya tidak diberikan aktivitas yang terlalu stimulatif. Ia menyampaikan hal ini dalam konferensi pers "IKEA Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi" di IKEA Jakarta Garden City, Jakarta Timur, pada Kamis (6/11/2025). Menurutnya, aktivitas yang terlalu dinamis bisa membuat anak sulit untuk rileks dan akhirnya tidur.

Aktivitas Santai untuk Kondisi Tubuh dan Pikiran yang Lebih Rileks

Menurut Fabiola, kegiatan yang dilakukan dua jam sebelum tidur sebaiknya bersifat santai. Hal ini bertujuan untuk membantu tubuh dan pikiran anak lebih rileks sehingga tidurnya lebih nyenyak. Beberapa contoh aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:

  • Membacakan buku cerita
  • Mengajak anak membaca buku bersama
  • Melakukan percakapan ringan tentang hari yang telah dilewati

Fabiola menekankan bahwa tema buku yang dibacakan tidak harus selalu fiksi. Ayah dan ibu juga bisa memilih buku-buku yang membahas topik-topik penting, seperti perundungan atau cara menghadapi masalah, tetapi dikemas dalam bentuk cerita yang menarik bagi anak-anak.

Manfaat Membacakan Buku Sebelum Tidur

Membacakan buku sebelum tidur memiliki beberapa manfaat. Pertama, itu bisa menjadi momen berkualitas antara orangtua dan anak. Kedua, buku yang dibaca bisa menjadi sarana edukasi yang alami. Misalnya, dengan topik perundungan, anak bisa belajar bagaimana menghindari situasi tersebut atau meresponsnya dengan cara yang tepat.

Selain itu, membaca buku juga membantu meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Dengan mendengarkan cerita yang menarik, anak akan lebih mudah memahami struktur kalimat dan kosakata baru. Selain itu, suasana tenang saat membaca bisa menciptakan kenyamanan emosional yang diperlukan anak sebelum tidur.

Tips Memilih Buku yang Cocok

Untuk memilih buku yang sesuai, Fabiola menyarankan orangtua memperhatikan minat anak. Jika anak suka karakter animasi tertentu, pilih buku yang menghadirkan tokoh-tokoh tersebut. Jika anak tertarik pada dunia hewan, pilih buku yang menceritakan petualangan hewan-hewan lucu.

Namun, jika anak belum terlalu suka membaca, orangtua bisa mulai dengan buku bergambar yang menarik. Dengan visual yang menarik, anak akan lebih tertarik untuk mengikuti cerita. Selain itu, orangtua juga bisa memberi kesempatan kepada anak untuk memilih buku yang ingin dibacakan. Hal ini bisa meningkatkan rasa kepemilikan dan antusiasme anak terhadap aktivitas membaca.

Kesimpulan

Dengan memahami pentingnya kondisi tubuh dan pikiran anak sebelum tidur, orangtua bisa memilih aktivitas yang tepat. Menghindari stimulasi berlebihan dan memilih aktivitas santai seperti membaca buku bisa menjadi langkah efektif untuk memastikan tidur anak lebih nyenyak. Dengan begitu, anak akan bangun dengan energi yang cukup dan siap menghadapi hari berikutnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan