Berita Terpopuler Jatim Rabu, 17 Desember 2025
Berikut rangkuman berita terpopuler di Jawa Timur pada Rabu, 17 Desember 2025. Beberapa peristiwa menarik dan penting yang terjadi di berbagai wilayah Jatim telah menjadi sorotan masyarakat.
Kakek Pikat Burung Dituntut 2 Tahun Penjara, Bupati Situbondo Minta Maaf ke Istri Masir: Salah Saya

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Masir, seorang kakek yang baru-baru ini viral karena dituntut Kejaksaan Negeri dengan hukuman selama 2 tahun penjara, ternyata menarik perhatian pejabat daerah setempat. Kasus ini terkait dengan tindakan Masir (71) yang memikat atau menangkap burung cendet di kawasan Taman Nasional Baluran.
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Situbondo pada 4 Desember 2025, Masir dituntut dua tahun penjara. Mengetahui hal tersebut, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo merespons dengan mengunjungi keluarga Masir dan meminta maaf atas kejadian ini.
Bupati Situbondo mengundang anak dan istri terdakwa ke Pendopo Rakyat Situbondo untuk bertemu langsung pada Senin (15/12/2025). Dalam pertemuan tersebut, keluarga Masir meminta bantuan pemerintah daerah terkait kasus yang sedang mereka alami.
Berdasarkan permintaan tersebut, Rio menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan penangguhan penahanan ke Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. "Ini masyarakat kita, upaya bantuan akan kami lakukan dengan mengajukan permohonan penangguhan ke pengadilan, semua keputusan ada di tangan hakim," ujar Rio.
Rio juga menyatakan bahwa dirinya yang patut disalahkan dalam kasus ini. Ia menjelaskan bahwa pihak Kepolisian memiliki bukti dan payung hukum yang sudah jelas.
Anak-anak Terdampak Erupsi Semeru Lumajang Belajar di Tenda Darurat, Siswa Basah Kuyup Saat Hujan

Imbas dari erupsi Gunung Semeru, kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilakukan di tenda darurat, Selasa (16/12/2025).
Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, meninjau langsung kegiatan belajar mengajar anak-anak yang terdampak erupsi tersebut. Tampak 94 siswa tetap antusias meski dengan kondisi seadanya di dalam tenda yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tenda berukuran besar itu berada di sebuah lahan warga Pronojiwo Lumajang. Bang Pur, sapaan Muhamad Nur Purnamasidi, sempat memberikan bantuan sebagai penunjang kegiatan belajar. Di antaranya buku, tas, alat peraga belajar, dan lainnya.
Menurut Bang Pur, daerah terdampak bencana sering kali kurang mendapatkan atensi ketika bencana tersebut sudah mereda, namun masih butuh pemulihan. "Sering kali daerah terdampak bencana ini ramai di depan, namun sepi di belakang. Karena ini urusan pendidikan jadi tak boleh main-main," ujarnya.
Dirinya ingin agar daerah terdampak bencana tetap mendapatkan pendidikan yang layak meski dengan fasilitas seadanya. "Saya ingin daerah terdampak bencana pendidikan tak boleh terkoreksi sedikit pun. Urusan pendidikan paling utama," jelasnya.
Kecelakaan Maut di Pare Kediri, Mobil BMW Tabrak 3 Sepeda Motor, Pasangan Suami Istri Tewas

Kecelakaan maut terjadi tepatnya di Jalan Umum Desa Bendoasri Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Senin (15/12/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu mobil BMW dan tiga sepeda motor, yang mengakibatkan sepasang suami istri meninggal dunia.
Kecelakaan bermula saat mobil BMW bernopol AG 1693 CX yang dikemudikan Friko A.M.A (26) warga Desa Pelem Kecamatan Pare melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di gapura masuk Kota Pare, mobil tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario AG 5646 FL yang dikendarai Ahmad Mukhlis (45) warga Desa Sukorejo Kecamatan Gurah yang saat itu membonceng istrinya, Shofroul Muhsinin (44).
Akibat jarak yang terlalu dekat, sepeda motor Honda Vario terseret dan menabrak sepeda motor Honda Supra AG 6150 ECM yang berada di depannya. Benturan tersebut juga melibatkan sepeda motor Honda PCX tanpa nomor polisi yang datang dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi secara beruntun dalam waktu singkat. "Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindari. Motor Vario terseret dan menghantam kendaraan lain di sekitarnya," jelasnya, Selasa (16/12/2025).
Akibat kejadian tersebut, Ahmad Mukhlis dan istrinya mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara itu pengendara sepeda motor lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut hanya mengalami luka ringan.