
Prakiraan Curah Hujan Tinggi di Jawa Barat pada Dasarian Ketiga 2025
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi curah hujan yang tinggi pada dasarian ketiga atau 21-30 Desember 2025 di wilayah barat dan timur Jawa Barat. Menurut data dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat, beberapa wilayah dianggap waspada dan siaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wilayah yang tergolong waspada adalah Kabupaten Sukabumi, Sumedang, Cirebon, dan Ciamis. Sementara itu, wilayah yang tergolong siaga meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Majalengka, dan Kuningan. Prakiraan ini didasarkan pada analisis kondisi atmosfer yang menunjukkan peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan curah hujan.
Fenomena Atmosfer yang Mempengaruhi Cuaca
Menurut Asri Rachmawati, prakirawan cuaca dari Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, beberapa fenomena atmosfer diprakirakan masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan curah hujan. Beberapa faktor utama yang menjadi penyebabnya antara lain:
- Suhu muka laut yang relatif hangat
- Gelombang atmosfer tipe Low Equatorial
- Kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat
- Bibit siklon tropis 93S
Bibit siklon tropis 93S saat ini berada di Samudra Indonesia sebelah selatan Jawa Barat dan memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat atau ekstrem, disertai petir dan angin kencang.
Wilayah yang Berpotensi Terkena Hujan Ekstrem
BMKG memperkirakan bahwa potensi hujan sedang hingga sangat lebat atau ekstrem dapat terjadi pada skala lokal dan berdurasi singkat pada beberapa hari berikutnya. Berikut adalah wilayah-wilayah yang berpotensi terkena dampaknya:
Senin, 22 Desember 2025:
- Kabupaten Bogor
- Cianjur
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten dan Kota Bandung
- Kabupaten Bandung Barat
- Sumedang
- Kabupaten Cirebon
- Majalengka
- Kuningan
- Garut
- Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
- Ciamis
- Kota Banjar
- Pangandaran
Selasa, 23 Desember 2025:
- Kabupaten Bekasi
- Kabupaten dan Kota Bogor
- Kota Depok
- Karawang
- Purwakarta
- Subang
- Cianjur
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten dan Kota Bandung
- Bandung Barat
- Sumedang
- Indramayu
- Majalengka
- Kuningan
- Garut
- Tasikmalaya
- Ciamis
- Banjar
- Pangandaran
Rabu, 24 Desember 2025:
- Kabupaten Bekasi
- Bogor
- Depok
- Karawang
- Purwakarta
- Subang
- Cianjur
- Sukabumi
- Kabupaten Bandung
- Bandung Barat
- Sumedang
- Kabupaten Cirebon
- Indramayu
- Majalengka
- Kuningan
- Garut
- Tasikmalaya
- Ciamis
- Banjar
- Pangandaran
Kamis, 25 Desember 2025:
- Kabupaten Bogor
- Subang
- Cianjur
- Sukabumi
- Kabupaten Bandung
- Sumedang
- Kabupaten Cirebon
- Kuningan
- Garut
- Tasikmalaya
- Ciamis
Jumat, 26 Desember 2025:
- Subang
- Cianjur
- Kabupaten Sukabumi
- Sumedang
- Kuningan
- Garut
Sabtu, 27 Desember 2025:
- Subang
- Kabupaten Cirebon
- Kuningan
- Ciamis
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca terkini agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan. Pemantauan secara berkala terhadap perkembangan cuaca sangat penting untuk menghindari risiko bencana akibat hujan ekstrem.