
PON Bela Diri II/2025: Jawa Barat Tambah Medali Emas dan Perak
Pada hari kesembilan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II/2025 di Kudus, kontingen Jawa Barat berhasil menambahkan satu medali emas dari cabang olahraga Shorinji Kempo. Medali ini diraih oleh Akbar Suryadinata yang turun di nomor Embu Tandoku Yudansha Putra. Penambahan ini menunjukkan konsistensi performa atlet Jawa Barat dalam ajang olahraga nasional tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di sisi lain, tim Sambo Jabar juga mencatatkan peningkatan signifikan dalam perolehan medali. Mereka berhasil meraih 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Medali emas diperoleh oleh Amanda Mutiara di nomor sport 72 kilogram putri. Sementara itu, Muhammad Iqbal Al Ghifari meraih medali perak di nomor sport 79 kilogram putra, dan Wahyu Saepudin menyumbangkan medali perunggu di nomor sport 64 kilogram putra.
Dengan tambahan medali tersebut, tim Sambo Jabar kini memiliki total 3 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Meskipun belum mampu menduduki posisi pertama, mereka berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Posisi teratas masih dikuasai oleh Jawa Tengah, sedangkan DKI Jakarta mengisi posisi kedua.
Perolehan Medali Total
Berdasarkan data resmi dari laman PON Bela Diri II/2025 Kudus hingga pukul 18.00, Jawa Barat masih memimpin klasemen dengan total 25 emas, 8 perak, dan 25 perunggu. DKI Jakarta berada di posisi kedua dengan 17 emas, 9 perak, dan 17 perunggu. Jawa Tengah turun ke posisi ketiga dengan 12 emas, 17 perak, dan 26 perunggu.
Kalimantan Timur memberikan kejutan dengan naik ke posisi keempat setelah mengumpulkan 11 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Sementara Jawa Timur kini berada di peringkat kelima dengan 11 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.
Optimisme Tim Pencak Silat Jawa Barat
Meski hanya mengirimkan enam atlet untuk cabang pencak silat, tim pencak silat Jawa Barat tetap optimis bisa meraih medali dalam PON Bela Diri kali ini. Pelatih pencak silat Jawa Barat, Nirmala Oktaviani, menjelaskan bahwa kuota yang tersedia adalah 10 atlet, namun hanya enam yang dikirim karena bentrok dengan Babak Kualifikasi Porprov Jabar.
“Sebagian atlet tidak ikut ke PON Bela Diri karena ada bentrok jadwal,” ujar Nirmala. Dia menambahkan bahwa dari keenam atlet yang tampil, satu di antaranya bertanding di nomor TGR kelas tunggal putri, sedangkan sisanya berlaga di nomor tarung.
“Kami mengirimkan dua atlet dari tuan rumah Porprov dan sisanya berasal dari atlet non-babak kualifikasi,” tambahnya. Meskipun jumlah atlet terbatas, Nirmala tetap percaya diri bahwa tim akan mampu meraih minimal satu medali emas dan mungkin menambahkan medali tambahan dari nomor lainnya.
Jadwal Final dan Harapan
Pencak silat Jawa Barat akan menghadapi partai final pada Selasa, 21 Oktober 2025. Dengan semangat dan persiapan yang matang, tim berharap bisa menorehkan prestasi yang membanggakan bagi provinsi Jawa Barat dalam ajang PON Bela Diri II/2025.