
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 62 dan 63 Kurikulum Merdeka
Ciri-Ciri Cerpen “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon”
Setelah membaca cerpen “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon” karya Faisal Oddang, siswa diminta untuk berdiskusi dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 orang. Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang diberikan:
-
Jumlah Kata
Penjelasan dan bukti: Jumlah kata dalam cerpen ini kurang dari 10.000 kata. Hal ini menunjukkan bahwa cerpen tersebut termasuk dalam kategori cerita pendek.
🔥 SPONSORTRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
-
Waktu Membaca
Penjelasan dan bukti: Diperlukan waktu kurang dari 10 menit untuk membaca seluruh isi cerpen. Ini sesuai dengan ciri-ciri cerpen yang biasanya ringkas dan mudah dipahami dalam waktu singkat. -
Tokoh
Penjelasan dan bukti: Tokoh utama dalam cerpen ini adalah Ustad Samsuri. Ia menjadi fokus utama dalam cerita, sementara tokoh lain seperti Rahing hanya muncul sebagai pelengkap. -
Jumlah Peristiwa atau Konflik
Penjelasan dan bukti: Cerpen ini hanya menyajikan satu kejadian penting, yaitu ketika Ustad Samsuri harus kembali mengangkat senjata karena kedatangan Belanda dan akhirnya dibunuh oleh Westerling.
Arti Kosakata dari Cerpen “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon”
Berikut adalah arti dari beberapa kosakata yang terdapat dalam cerpen tersebut:
- Debat: Pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.
- Merubut: Berkumpul.
- Moncong: Bagian benda yang mempunyai fungsi dan bentuk seperti mulut yang panjang.
- Popor: Tangkai bedil; gagang senapan.
- Langgar: Masjid kecil tempat mengaji atau bersalat, tetapi tidak digunakan untuk salat Jumat; surau; musala.
- Laknatullah: Yang dilaknat oleh Tuhan.
- Hijaiyah: Aksara Arab.
- Gugur: Mati dalam pertempuran.
- Bias: Bayangan.
- Ajal: Kematian.
- Kekang: Berhubungan dengan tali.
- Pendiangan: Perapian.
- Kacau balau: Sangat kacau.
- Dicampakkan: Dibuang begitu saja.
- Syahid: Mati di jalan Allah.
- Tuberkulosis: Jenis penyakit berkaitan dengan paru-paru.
Analisis Cerpen “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon”
1. Mengapa Ustad Syamsuri Disebut Tokoh Utama?
Bukti Ustad Syamsuri dikatakan sebagai tokoh utama karena ia sering muncul dalam cerita dan konflik dalam cerpen terpusat kepadanya. Sementara itu, tokoh Rahing disebut sebagai tokoh pendukung karena hanya beberapa kali tampil dalam cerita.
2. Latar Tempat dalam Cerpen
Latar tempat dalam cerpen ini antara lain Makassar, Parepare, dan Wajo. Dengan menggunakan Google Map, siswa dapat menemukan lokasi-lokasi tersebut dan melihat jarak antara satu tempat dengan tempat lainnya.
3. Alasan Latar Waktu pada Seputar Peristiwa Kemerdekaan Indonesia
Latar waktu dalam cerpen adalah sekitar tahun 1946–1947. Tahun ini berarti Indonesia masih berumur sekitar 2 tahun setelah proklamasi kemerdekaan.
4. Siapa yang Mengatakan Kalimat “Kita Harus Sadar Diri, Ustad.”?
Kalimat “Kita harus sadar diri, Ustad.” adalah ucapan Rahing kepada Ustad Syamsuri. Hal ini ia katakan karena secara senjata dan peralatan serta jumlah pasukan laskar Batucicci pimpinan Ustad Syamsuri kalah dibandingkan pasukan DST-KNIL pimpinan Westerling.
5. Siapa yang Mengatakan Kalimat “Matahari Tidak Akan Tenggelam Selain di Ujung Langit”?
Kalimat tersebut adalah ucapan Ustad Syamsuri. Ia mengatakannya karena tidak akan menyerah kepada Belanda sebelum maut memisahkan.
6. Alasan Ustad Syamsuri Angkat Senjata Melawan Belanda
Alasan Ustad Syamsuri angkat senjata adalah kematian istri dan anaknya akibat digranat oleh Belanda.
7. Mengapa Westerling Disebut sebagai Si Jagal dari Turki?
Westerling disebut Si Jagal dari Turki karena menjadi pimpinan pasukan DST-KNIL yang dengan jahat melakukan "eksekusi" ke rakyat Indonesia.
8. Pendapat tentang Sikap Rahing yang Memilih Menyelamatkan Istrinya Dahulu
Menurut pendapat saya, Rahing memiliki sikap yang menunjukkan cinta dan tanggungjawab untuk melindungi keluarganya.
9. Siapa yang Dimaksud oleh Rahing dalam Kutipan “Sebaik-Baiknya Manusia adalah Orang yang Bermanfaat bagi Sesamanya”?
Yang dimaksud oleh Rahing adalah Ustad Syamsuri. Rahing mengatakan Ustad Syamsuri adalah orang yang penuh manfaat bagi sesama karena perjuangannya dalam memerangi penjajah dan membela kemerdekaan Indonesia.
10. Akhir Kisah Hidup Ustad Syamsuri
Ustad Syamsuri akhirnya meninggal dunia karena tuberkulosis di Onderafdeling Wajo setelah berhasil melarikan diri dari peristiwa penembakan dan pengejaran oleh Belanda di Bacukikki. Ia meninggal beberapa saat setelah Jenderal Simon Spoor menghentikan darurat perang di Sulawesi Selatan pada bulan kedua tahun 1947.