Jejak Budi Arie Mendukung Jokowi soal Utang Rp 116 Triliun

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Jejak Budi Arie Mendukung Jokowi soal Utang Rp 116 Triliun
Jejak Budi Arie Mendukung Jokowi soal Utang Rp 116 Triliun

Proyek Kereta Cepat Whoosh dan Polemik yang Menghiasi

Proyek kereta cepat Whoosh, yang bernilai sekitar Rp 116 triliun, kini menjadi sorotan utama dalam berbagai wacana politik. Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering dikaitkan dengan proyek ini, meskipun Budi Arie Setiadi, Ketua Umum ProJo, menolak untuk menghubungkan Jokowi secara langsung dengan utang besar yang dihadapi proyek tersebut.

Budi Arie menyatakan bahwa proyek Whoosh merupakan investasi, bukan utang. Ia menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini adalah lembaga atau instansi yang lebih kompeten. Itu kan kajian sudah dilakukan. Kalau secara teknis tanya yang berkompeten. Perhubungan dan pihak terkait, ujarnya saat berbicara kepada awak media di kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara I, Sumber, Banjarsari, Solo pada Jumat (24/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada kesempatan itu, Budi Arie juga memberikan pandangan tentang manfaat proyek Whoosh bagi masyarakat Indonesia. Meski dihimpit oleh utang yang cukup besar, ia percaya bahwa proyek ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan mobilitas dan ekonomi masyarakat. Kalau saya melihatnya itu udah berguna buat masyarakat, katanya.

Selain itu, Budi Arie menyebut proyek Whoosh sebagai karya terbaik yang perlu dikembangkan lebih jauh. Ia bahkan menyarankan agar kereta cepat ini diperluas hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur. Itu karya terbaik. Harusnya ditambahin kereta cepatnya ke Surabaya Banyuwangi. Bagus buat rakyat program itu, jelasnya.

Kunjungan Budi Arie ke rumah Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat (24/10/2025), merupakan kunjungan pertamanya setelah dirinya di-reshuffle dari jabatan Menteri Koperasi RI pada Senin (8/9/2025). Kunjungan ini juga dilakukan hanya beberapa hari sebelum Projo menggelar Kongres ke-III dengan tema "Selalu Setia di Garis Rakyat" di Jakarta pada 1-2 November 2025 mendatang.

Profil Budi Arie Setiadi

Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta pada 20 April 1969. Ia lulus dari Fakultas Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia (UI) dengan gelar S1. Selanjutnya, ia melanjutkan studi S2 di jurusan Manajemen Pembangunan Sosial. Selama masa studi, Budi Arie pernah menjabat sebagai Presidium Senat Mahasiswa UI pada 19941995 dan ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FISIP UI pada 19931994.

Setelah lulus, ia sempat menjadi ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UI periode 1998 sampai 2000. Selain itu, dia juga pernah menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI pada 2016 sampai 2019.

Karier Politik dan Peran dalam Projo

Budi Arie memasuki dunia politik dan menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta periode 19982001. Karier politiknya terus berkembang setelah ia dipilih menjadi Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPD PDI-P DKI Jakarta periode 20052010.

Pada Agustus 2013, ia mendirikan Projo, kelompok relawan terbesar yang mendukung Joko Widodo (Jokowi). Projo dinilai memainkan peran penting dalam menggalang dukungan untuk pencalonan Jokowi sebagai presiden pada 20142019 dan 20192024. Hingga kini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Projo.

Jabatan Menteri Era Jokowi dan Prabowo

Pada Senin (17/7/2023), Jokowi melantik Budi Arie sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menggantikan Johnny G Plate. Sebelumnya, Budi Arie menjabat sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).

Johnny dicopot dari jabatan tersebut karena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan BTS. Budi Arie pun menjadi Menkominfo hingga Jokowi mengakhiri kepemimpinannya sebagai presiden periode 20192024.

Pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Budi Arie didapuk menjadi Menteri Koperasi. Posisi tersebut resmi diemban Budi Arie saat pengumuman Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Pada Senin (8/9/2025), Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle lima menteri Kabinet Merah Putih. Salah satu menteri yang diganti yaitu Budi Arie. Sebagai penggantinya, Prabowo melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi. Sebelumnya, Ferry Juliantono menjabat Wakil Menteri Koperasi.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan