
Progres Pembangunan Jembatan Kutorejo di Nganjuk
Pembangunan Jembatan Kutorejo yang sebelumnya mengalami kerusakan total dan ambles pada Maret 2022, kini hampir rampung. Jembatan ini akan menjadi salah satu proyek infrastruktur penting di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dalam beberapa waktu terakhir, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung meninjau progres pembangunan jembatan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut informasi yang disampaikan oleh Gubernur Khofifah, Jembatan Kutorejo ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 12 November 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut kembali lancar.
Peran Penting Jembatan Kutorejo
Jembatan Kutorejo tidak hanya menjadi akses utama antara dua kecamatan besar, yaitu Kecamatan Bagor dan Kecamatan Rejoso, tetapi juga menjadi jalur alternatif bagi warga yang ingin menuju Bojonegoro. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar daerah dan mempercepat pengembangan ekonomi di sekitar area tersebut.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa rekonstruksi Jembatan Kutorejo merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur konektivitas antar wilayah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Proyek ini menjadi prioritas utama dalam upaya memperbaiki kondisi jalan dan jembatan yang sudah tua dan rusak.
Tahapan Pembangunan Jembatan
Saat ini, pembangunan Jembatan Kutorejo telah mencapai tahap pondasi bore pile, dilanjutkan dengan pembuatan abutmen dan pemasangan pelindung abutmen (CCSP). Selain itu, perakitan rangka jembatan yang menjadi struktur utamanya juga sedang berlangsung.
Proses pengerjaan dimulai pada 18 Maret 2025, dan hingga 19 Oktober 2025, progres pekerjaan mencapai 93,74 persen. Dengan target selesai pada 12 November 2025, Gubernur Khofifah optimis bahwa seluruh pekerjaan akan berjalan sesuai rencana.
Tugas Berikutnya Setelah Selesai
Setelah Jembatan Kutorejo selesai dibangun dan bisa digunakan oleh masyarakat, Pemprov Jatim akan melanjutkan pekerjaan rumah berikutnya, yaitu membuat plengsengan di sisi utara dan selatan jembatan. Tujuan dari pembuatan plengsengan ini adalah untuk melindungi tanah di sekitar jembatan dari erosi akibat arus deras dan banjir. Dengan demikian, stabilitas dan keamanan jembatan serta akses yang aman bagi masyarakat dapat terjamin.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya agar manfaat dari proyek ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat Nganjuk, khususnya warga Kecamatan Bagor dan Rejoso. Ia berharap, dengan selesainya Jembatan Kutorejo, dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kemudahan akses transportasi di wilayah tersebut.