Jembatan Tingang di Palangka Raya Kini Bisa Dilalui
Jembatan Tingang yang terletak di perempatan Jalan Bukit Keminting ke Tingang VI di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), kini telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh masyarakat. Pada Rabu (12/11/2025), jembatan ini mulai dilalui oleh pengguna jalan, baik kendaraan pribadi maupun umum.
Jembatan ini tampak lebih lebar dibandingkan sebelumnya. Selain itu, terdapat lampu lalu lintas yang memperkuat sistem pengaturan lalu lintas di area tersebut. Di sekitar jembatan juga terpasang PJU (Penerangan Jalan Umum) serta ornamen khas Dayak yang menjadi ciri khas daerah setempat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Permukaan Jembatan Telah Dijamah Aspal
Menurut pantauan dari sumber lokal, permukaan jembatan telah diaspal dengan rapi. Pengendara motor maupun mobil kini dapat melintasi jembatan dengan lancar. Warga setempat menyambut baik keberadaan jembatan baru ini karena tidak lagi harus melewati jalur alternatif yang sebelumnya berlubang dan rawan, terutama saat hujan.
Feli, seorang warga Tingang, mengungkapkan kegembiraannya. “Senang akhirnya jembatan bisa dilewati, perjalanan ke kantor atau mengantar anak sekolah lebih cepat dan aman,” ujarnya.
Desain Jembatan yang Menarik
Jembatan baru ini memiliki desain yang menarik. Tiang-tiang lampu hias di sisi jembatan dihiasi ornamen burung tingang, sekaligus berfungsi sebagai PJU. Hal ini memberikan kesan estetika sekaligus fungsional bagi pengguna jalan.
Meski jembatan sudah bisa digunakan, beberapa pekerjaan di sekitar area masih berlangsung. Alat berat dan pekerja konstruksi terlihat menyempurnakan fasilitas pendukung di sisi jembatan. Lampu lalu lintas di persimpangan jembatan juga belum aktif, sehingga arus kendaraan pada pagi hari masih cenderung padat.
Rudi, warga lain yang tinggal di sekitar Tingang, mengatakan: “Kalau pagi jam pergi kerja dan sekolah memang agak macet, tapi jauh lebih baik dibanding harus lewat jalan berlubang.”
Peninjauan dan Perencanaan Ke Depan
Plt Kepala Dinas PUPR Palangka Raya, Fahrial Anchar, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau kondisi jembatan dan jalur sekitarnya. “Kami pastikan jembatan dan jalur aksesnya tetap aman dan nyaman untuk masyarakat. Lampu merah di persimpangan segera diaktifkan, jika sudah rampung 100 persen,” ujarnya.
Dengan rampungnya Jembatan Tingang, perjalanan warga menjadi lebih efisien dan aman. Ke depan, pihak PUPR juga berencana menyelesaikan penyempurnaan fasilitas penunjang agar area sekitar jembatan semakin nyaman dilalui.