Jenius Perkenalkan Money Language: Edukasi Keuangan Santai dan Menarik

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Jenius Perkenalkan Money Language: Edukasi Keuangan Santai dan Menarik
Featured Image

Jenius Hadirkan Konten Edukasi Finansial yang Menarik dan Interaktif

Jenius, layanan perbankan digital yang telah beroperasi selama sembilan tahun sebagai mitra finansial masyarakat, terus memperkuat komitmennya untuk menyediakan edukasi finansial yang relevan. Salah satu inovasi terbaru yang diluncurkan adalah Money Language, sebuah seri konten interaktif yang menggabungkan topik gaya hidup terkini dengan wawasan finansial.

“Money Language menjadi kanal bagi Jenius untuk mengamati dan mendengar isu-isu hangat di masyarakat, serta membantu pengguna mengelola keuangan lebih bijak. Konten dikemas santai, menyenangkan, dan kurang berbasis merek agar mudah diakses,” ujar Anita Ekasari, Business Stream Head SMBC Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rangkaian episode perdana Money Language telah tersedia di YouTube dan Spotify Jenius Connect. Di dalamnya, hadir berbagai figur publik seperti Aulion, Indra Priawan, hingga Awkarin, serta para pakar finansial yang memperkuat sisi edukatif dari diskusi tersebut.

Money Language Kembali di Musim Kedua

Setelah sukses di musim pertama, Money Language kembali hadir dengan format yang lebih segar. Topik yang dibahas mencakup fenomena sandwich generation, peralihan karier, hingga pemberdayaan perempuan modern. Setiap diskusi tidak hanya menjelaskan fenomena sosial, tetapi juga menyertakan teori dan latihan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema utama pada musim kedua adalah “What’s Your Money Language? Aktifin Growing Mindset”, yang mengulas tantangan pekerja masa kini terkait ketahanan mental, psikologis, dan finansial. Tema ini dirancang untuk memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pengguna dalam menghadapi dinamika dunia kerja saat ini.

Suara dari Pembicara Inspiratif

Antusiasme peluncuran musim kedua disampaikan oleh Rahne Putri, Clarity Coach sekaligus Teman Jenius. Ia menyoroti fenomena sandwich generation yang menanggung beban finansial keluarga. “Peran ini nyata di masyarakat dan membutuhkan dukungan besar. Semoga Money Language menjadi ruang berbagi sekaligus memberi semangat,” ujarnya.

Di sisi lain, Waitatiri, Penulis dan CMO Smartick Indonesia, menekankan pentingnya pengelolaan finansial setelah meraih mimpi besar. “Money Language adalah wadah untuk mengajak Teman Jenius berani bermimpi sekaligus merencanakan aspek finansial dengan matang,” katanya.

Ruang Interaksi melalui Co.Create ON

Peluncuran Money Language musim kedua dikemas dalam konsep Co.Create ON, yaitu ruang interaksi dua arah antara Jenius dan pengguna. Forum ini membuka kesempatan bagi pengguna untuk berbagi ide, masukan, dan kebutuhan, tidak hanya terkait fitur aplikasi, tetapi juga dukungan untuk perkembangan personal mereka.

Pengguna dapat menikmati rangkaian konten Money Language melalui jenius.com/pages/money-language, kanal YouTube Jenius Connect, dan Spotify Jenius Connect. Konten-konten tersebut hadir dalam format yang santai dan relevan, sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Inovasi Lain yang Diluncurkan Oleh Jenius

Selain Money Language, Jenius juga meluncurkan sejumlah inovasi unik untuk solusi finansial. Misalnya, kolaborasi dengan Wise membuat transfer uang ke luar negeri lebih cepat dan efisien. Selain itu, Jenius SMBC telah menyalurkan kredit senilai Rp3,3 triliun di kuartal pertama, menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan