
Kecelakaan yang Mengubah Hidup Seorang Pedagang Keliling di Klungkung
Seorang pedagang keliling asal Banjar Pagutan, Dewa Ngakan Ketut Kicen (50 tahun), mengalami kecelakaan tragis yang mengubah hidupnya secara drastis. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung, Bali, dan menyebabkan korban menderita cedera kepala serius yang memerlukan perawatan intensif selama lebih dari sebulan.
Korban sedang menyeberang jalan saat itu untuk keperluan pribadi. Tanpa diduga, sebuah motor Kawasaki Ninja melaju kencang dari arah barat. Kejadian ini terjadi pada sore hari menjelang pukul 18.00, saat jalan terlihat sepi. Namun, tanpa peringatan, motor tersebut menabrak Dewa Ngakan hingga membuatnya tergeletak di tengah jalan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Anak korban, Dewa Ngakan Gede Agus Sudarsana (24 tahun), yang ikut membantu berjualan, menjadi saksi langsung dari kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan saat itu terlihat sepi, namun tiba-tiba ramai karena kecelakaan.
“Saya sudah tergeletak,” kenang Agus, Rabu 10 Desember 2025. Ia panik dan langsung memutuskan untuk membawa ayahnya menggunakan pikap yang biasa digunakan untuk berjualan. Mereka kemudian membawa korban ke RS Graha Bhakti Medika sebelum dirujuk ke RSUD Klungkung.
Di rumah sakit, kondisi Dewa Ngakan sangat kritis. Ia menjalani perawatan intensif selama lebih dari sebulan dan sempat lima hari tidak sadarkan diri. Tim medis merekomendasikan operasi di kepala, namun biaya pengobatan tersebut tidak ditanggung oleh BPJS maupun Jasa Raharja karena lokasi kecelakaan dianggap sebagai kawasan tertutup, bukan jalan umum.
Biaya Pengobatan yang Menghancurkan Keluarga
Total biaya pengobatan mencapai sekitar Rp145 juta. Pihak penabrak memberikan bantuan sebesar Rp25 juta, sementara sisanya ditutup melalui penggalangan dana dari pihak rumah sakit dan kerabat. Namun, masih ada kekurangan sekitar Rp90 juta yang belum dapat dilunasi.
Agus mengaku telah dua kali bertemu dengan pihak penabrak saat sama-sama dirawat di RSUD Klungkung. Meskipun kondisi penabrak juga mengalami cedera kepala, ia berangsur membaik. Sementara itu, Dewa Ngakan kini nyaris tidak bisa beraktivitas lagi. Ia tidak lagi mampu berkeliling seperti sebelumnya.
Selama ini, korban mengandalkan dagangan keliling saat ada acara adat atau piodalan di pura-pura. Beruntung, pihak RSUD Klungkung turut membantu dengan penggalangan dana dan memberikan keringanan untuk waktu pembayaran biaya pengobatan.
Kondisi Keluarga yang Kini Harus Bertahan Sendiri
Kini, sang istri Jro Nengah Sukarni (48 tahun) dan anaknya mengambil alih pekerjaan berjualan boba dan tipat sate untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dengan kondisi tubuh yang belum pulih sepenuhnya, Dewa Ngakan hanya bisa berharap ada bantuan agar sisa biaya rumah sakitnya dapat dilunasi.
Keluarga tetap berusaha melunasi sisa tunggakan biaya perawatan selama di rumah sakit. “Kalau mendengar suara mobil, saya masih gemetar,” ujarnya perlahan. Ia pun berharap, pemerintah ataupun masyarakat bisa membantunya melunasi biaya pengobatan.
“Semoga pemerintah atau masyarakat bisa bantu saya dan anak saya. Dumogi suweca untuk siapa pun yang menolong,” ucapnya lirih.
Situasi yang Menyedihkan dan Tantangan Berikutnya
Dewa Ngakan kini harus menghadapi tantangan besar dalam kehidupannya. Cedera yang dialaminya tidak hanya mengganggu kemampuan bekerjanya, tetapi juga meninggalkan trauma yang sulit dilepaskan. Selain itu, beban finansial yang sangat berat juga menjadi ancaman bagi keluarganya.
Meski begitu, keluarga korban tetap berusaha keras untuk bangkit. Dengan dukungan dari pihak rumah sakit dan masyarakat sekitar, mereka berharap bisa melewati masa sulit ini dengan bantuan orang-orang baik hati. Semoga keadaan bisa segera membaik dan korban bisa kembali beraktivitas seperti semula.