JMSI Kepri Ajak Polda dan Imigrasi Edukasi Bahaya TPPO di Sekolah Batam

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
JMSI Kepri Ajak Polda dan Imigrasi Edukasi Bahaya TPPO di Sekolah Batam
JMSI Kepri Ajak Polda dan Imigrasi Edukasi Bahaya TPPO di Sekolah Batam

Sosialisasi TPPO di SMKN 7 Batam, Libatkan Pelajar dan Berbagai Stakeholder

Pada hari Kamis (23/10/2025), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Kepri, Imigrasi Batam, dan BP3MI Kepri menggelar sosialisasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di SMKN 7 Batam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya TPPO serta upaya pencegahan terhadap tindakan eksploitasi manusia.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh ratusan pelajar yang merupakan perwakilan dari 50 SMA dan SMK di Kota Batam. Para peserta aktif mengikuti berbagai sesi yang disampaikan oleh para narasumber, termasuk diskusi dan sesi tanya jawab yang memperkaya pemahaman mereka tentang isu TPPO.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala DP3AP2KB Kota Batam, Novi Harmadyastuti, membuka kegiatan dengan tema “Bentengi pelajar dari kriminalis TPPO: tolak jadi korban TPPO”. Dalam sambutannya, Novi menyampaikan apresiasi terhadap langkah JMSI Kepri dalam memberikan edukasi tentang bahaya TPPO kepada pelajar. Ia juga menyoroti bahwa Batam sebagai kota industri sangat rentan terhadap kasus TPPO.

“Batam sebagai kota industri sangat rentan terjadinya kasus TPPO. Kasus kekerasan tidak hanya terjadi pada TPPO saja, tapi juga di sekolah, seperti bullying,” ujar Novi. Ia berharap para pelajar bisa menjadi pelopor dalam menyebarkan kesadaran akan bahaya TPPO di lingkungan sekolah.

“Intinya para pelajar harus jadi garda terdepan dalam pemberantasan dan pencegahan TPPO ini di kalangan pelajar,” tambahnya. Novi menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan keselamatan diri serta teman-temannya.

Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Andyka Aer menyampaikan sambutan dari Kapolda Kepri Brigjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif agar pelajar memahami dan waspada terhadap ancaman eksploitasi manusia di era digital.

“Sosialisasi ini adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan bahaya TPPO,” ujar Andyka. Ia menambahkan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah agar pelajar dapat terhindar dari TPPO dan mendorong kolaborasi antar stakeholder untuk kegiatan yang berkelanjutan.

Usai pemaparan materi, para pelajar aktif mengikuti sesi tanya jawab dengan narasumber seputar isu TPPO dan cara mengenalinya di dunia digital. Hal ini menunjukkan tingginya minat peserta dalam memahami lebih dalam tentang topik tersebut.

Di akhir kegiatan, para pelajar membubuhkan tanda tangan di atas spanduk sebagai bentuk komitmen bersama untuk mencegah TPPO. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan peserta.

Tujuan dan Manfaat Sosialisasi TPPO

Sosialisasi TPPO memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

  • Meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya TPPO
  • Memberikan pengetahuan tentang cara mengenali tanda-tanda TPPO
  • Mendorong partisipasi aktif pelajar dalam pencegahan TPPO
  • Membangun kolaborasi antara lembaga pemerintah dan komunitas

Manfaat dari kegiatan ini antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu TPPO
  • Membentuk generasi yang lebih cerdas dan sadar akan risiko eksploitasi manusia
  • Memperkuat kerja sama antara berbagai pihak dalam pencegahan TPPO

Langkah Berkelanjutan

Untuk memastikan dampak sosialisasi TPPO berkelanjutan, diperlukan langkah-langkah berikut:

  • Pengembangan program edukasi yang berkelanjutan di sekolah-sekolah
  • Pelibatan media massa dalam menyebarkan informasi tentang TPPO
  • Penguatan kerja sama antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat

Dengan adanya sosialisasi TPPO seperti ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi pelajar dan masyarakat umumnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan