
aiotrade, MALANG—
JNE telah mendistribusikan lebih dari 500 ton bantuan kemanusiaan melalui kerja sama dengan berbagai mitra lembaga di lokasi yang terdampak banjir di Sumatera. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menjelaskan bahwa sebelumnya, bantuan donasi dari masyarakat yang disampaikan melalui JNE menggunakan layanan gratis ongkos kirim mulai 1 hingga 10 Desember telah didistribusikan sebanyak lebih dari 280 ton sejak 1 Desember 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Bantuan yang dikirimkan ditujukan pada kebutuhan mendesak para warga terdampak, seperti bahan pokok, pakaian, selimut, serta perlengkapan kesehatan dasar seperti P3K, multivitamin, dan obat-obatan esensial,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (10/12/2025).
Pernyataan ini disampaikan saat acara Pelepasan Distribusi Bantuan di Sales Counter Tomang 9, Jakarta Barat, Rabu (10/12/2025).
Dari sisi JNE sendiri, kata dia, juga turut menyumbangkan kebutuhan khusus untuk bayi dan lansia, termasuk popok dan susu, serta kebutuhan higienis sehari-hari seperti sabun, sampo, dan pembalut wanita. Selain itu, JNE juga mengirimkan tenda, genset, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.
Feriadi menegaskan bahwa dalam gerakan “Bergerak Bersama” peduli bencana, JNE senantiasa memegang teguh nilai dan filosofi perusahaan sejak awal berdiri, yaitu Berbagi, Memberi, dan Menyantuni dengan semangat “Connecting Happiness”.
Melalui bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Inisiatif program pengiriman donasi bantuan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh JNE. Sebelumnya, JNE juga menjalankan program gratis ongkir bantuan donasi dalam beberapa kejadian bencana seperti Gempa Lombok (2018), Erupsi Gunung Merapi Semeru (2021), dan Gempa Cianjur (2022).
“Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami, perusahaan memastikan untuk selalu hadir memberikan dukungan nyata terhadap berbagai inisiatif kemanusiaan, baik dalam situasi darurat maupun program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Feriadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Semoga saudara-saudara kita diberikan ketabahan dan perlindungan dalam menghadapi situasi ini. JNE akan terus berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.
Kebutuhan Mendesak yang Didistribusikan
- Bahan pokok
- Pakaian
- Selimut
- Perlengkapan kesehatan dasar seperti P3K, multivitamin, dan obat-obatan esensial
- Kebutuhan khusus bayi dan lansia seperti popok dan susu
- Keperluan higienis sehari-hari seperti sabun, sampo, dan pembalut wanita
- Tenda, genset, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan
Program Bantuan JNE dalam Bencana Sebelumnya
- Gempa Lombok (2018)
- Erupsi Gunung Merapi Semeru (2021)
- Gempa Cianjur (2022)
Komitmen JNE dalam Kemanusiaan
- Selalu hadir memberikan dukungan nyata terhadap berbagai inisiatif kemanusiaan
- Bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
- Memegang teguh nilai dan filosofi perusahaan: Berbagi, Memberi, dan Menyantuni dengan semangat “Connecting Happiness”