
Tren Harga Emas yang Mengalami Lonjakan
Harga emas kini sedang mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi siapa pun yang memiliki perhiasan emas. Menurut Tim Schmidt, pendiri Gold IRA Custodians, semakin banyak orang menjual perhiasan emas yang mereka miliki untuk memperoleh keuntungan berupa uang tunai.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami melihat semakin banyak orang, terutama individu dan keluarga biasa, menjual atau melebur perhiasan lama demi mendapatkan uang tunai cepat selagi pasar sedang kuat,” kata Schmidt. Ia menambahkan bahwa bagi sebagian orang, ini adalah cara untuk menutupi pengeluaran mendesak. Sementara bagi yang lain, ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan barang-barang yang sudah lama terlupakan yang tiba-tiba menjadi lebih berharga daripada beberapa bulan lalu.
Lonjakan harga emas baru-baru ini mendorong lebih banyak orang untuk mempertimbangkan menjual perhiasan emas. Kenaikan harga emas ini disebabkan oleh serangkaian tarif yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada April 2025, yang memicu kekhawatiran akan resesi ekonomi AS akibat perang dagang global.
Emas sebagai Alat Investasi dan Perlindungan Finansial
Menurut Kathy Kristof, pakar keuangan pribadi dan pendiri SideHusl.com, emas cenderung diperdagangkan dalam situasi ketakutan. Saat ini, ada banyak ketakutan di pasar. “Jika Anda dapat menemukan momen ketika orang-orang paling takut, itulah waktu yang ideal untuk menjual emas Anda. Serang selagi ada peluang,” ujar dia.
Jordan Roy-Byrne, pendiri The Daily Gold, menjelaskan bahwa banyak konsumen yang memiliki emas fisik, seperti perhiasan emas, emas batangan, dan koin emas dengan karat lebih tinggi, menganggapnya sebagai "asuransi keuangan." Emas dinilai menenangkan karena menawarkan sesuatu yang nyata, dapat diandalkan, dan mudah dicairkan ketika masa sulit datang.
Tips untuk Menjual Emas dengan Bijak
Jika Anda ingin menjual emas untuk memperoleh keuntungan berupa uang tunai, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Hitung Dulu Sebelum Menjual
Salah satu kelemahan menjual emas fisik adalah biaya perdagangan yang biasanya tinggi dan tidak transparan. Konsumen sebaiknya memeriksa harga emas spot secara daring sebelum menjual emas mereka di pegadaian atau toko emas. Penjual dapat menggunakan harga spot untuk mendapatkan gambaran kasar tentang nilai emas jika mereka mengetahui berat dan kemurniannya.
Emas 24 karat adalah emas murni, sementara emas 18 karat terdiri dari 75 persen emas dan 25 persen logam lainnya. “Hitung dulu sebelum pergi (menjual emas). Orang bodoh akan dirugikan,” saran Kristof. Membandingkan harga dan mencari penawaran adalah langkah yang selalu bijaksana bagi konsumen.
2. Pastikan Waktu yang Tepat untuk Menjual
Beberapa pakar mengatakan bahwa harga emas mungkin telah mencapai puncaknya, tetapi yang lain berpikir masih ada ruang untuk naik lagi. Pandangan Roy-Byrne adalah bahwa emas mencapai puncak sementara, yang seharusnya bertahan setidaknya hingga musim gugur. Namun, mustahil untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.
“Konsumen harus menilai apakah mereka mendapatkan imbal hasil investasi yang baik, dan apakah risiko menahan dan berharap mendapatkan keuntungan yang lebih baik bijaksana atau bodoh,” ujar Kristof.
3. Lakukan Penjualan dengan Bijak
Schmidt menyarankan untuk melanjutkan dengan "bijaksana" sebelum menjual atau bahkan melebur perhiasan emas. Ini bisa menjadi langkah cerdas bagi mereka yang membutuhkan dana segera, tetapi tidak semua perhiasan harus dilebur. Barang-barang dengan nilai sejarah atau artistik, seperti warisan keluarga atau perhiasan antik, mungkin lebih berharga dalam bentuk aslinya daripada logam yang dilebur.
Schmidt menyarankan untuk berkonsultasi dengan ahli perhiasan atau penilai tepercaya sebelum menjual, serta mempertimbangkan biaya. “Emas mungkin banyak diminati, tetapi begitu sebuah perhiasan unik dilebur, nilai aslinya akan hilang selamanya,” ujarnya.