Jude Bellingham: Optimisme Real Madrid Pasca Kemenangan Lawan Juventus

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
Jude Bellingham: Optimisme Real Madrid Pasca Kemenangan Lawan Juventus

Kembalinya Semangat dan Optimisme di Real Madrid

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, menegaskan bahwa semangat untuk menang dan rasa optimisme yang sempat menghilang pada musim lalu kini telah kembali dalam skuad Los Blancos. Ini menjadi bukti bahwa klub raksasa Eropa tersebut sedang berada di jalur yang benar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bellingham mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan Liga Champions yang berat atas Juventus pada Kamis (23/10). Gol ini memperpanjang rekor sempurna Madrid di kompetisi tersebut menjadi tiga pertandingan. Selain itu, tim asuhan Xabi Alonso juga memimpin klasemen La Liga 2025/2026 sementara, memberi harapan bahwa mereka dapat melupakan kenangan musim lalu yang mengecewakan.

“Salah satu perbedaan antara tahun lalu dan tahun pertama kami (pada 2023/2024) adalah kami memiliki (optimisme). Bahkan ketika kami tidak bermain dengan baik, di beberapa tahap akhir Liga Champions, kami berhasil menemukan cara untuk menang,” ujar Bellingham kepada CBS Sport.

“Tahun lalu kami tidak melakukan itu. Jika kami bermain buruk, kami dihukum (dengan kekalahan). Itu buruk. (Di pertandingan melawan Juventus), kami membiarkan peluang. Yang penting adalah kami menjaga clean sheet dan kami hanya butuh satu (gol) untuk menang,” tambahnya.

Bellingham juga menyatakan bahwa sejak saat ini, Madrid ingin bermain lebih baik dan mencetak lebih banyak gol. Namun, ia menekankan bahwa kemenangan atas Juventus harus menjadi titik awal untuk kembali meraih gelar.

Perubahan dalam Struktur Tim

Salah satu isu utama yang muncul terhadap Real Madrid selama 12 bulan terakhir adalah kurangnya pola pikir yang tepat untuk meraih kesuksesan seperti sebelumnya. Kritikus menganggap kepergian para pemain senior dan pemimpin sebagai faktor penyebabnya.

Sejak akhir musim 2023/2024 lalu, Toni Kroos, Luka Modric, Lucas Vazquez, Nacho, dan Joselu, semuanya telah pergi dari Santiago Bernabeu. Hal ini secara tiba-tiba menempatkan tanggung jawab pada pemain-pemain yang jauh lebih muda.

Bellingham adalah bagian dari kelompok pemimpin itu meskipun usianya masih muda. Ia juga bertanggung jawab atas penurunan performa Los Blancos asuhan Carlo Ancelotti musim lalu sebelum era Alonso saat ini.

“Saya juga terlibat dalam hal itu (gagalnya Madrid meraih trofi), terkait bagaimana kami tidak bermain sebaik tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, ada momen-momen bagus, tapi tidak di level yang saya inginkan,” ujar Bellingham.

Tantangan dan Pelajaran

“Saya tidak berada di level (terbaik) yang sama seperti di tahun pertama. Saya menjalani operasi bahu. Saya punya pelatih baru. Dia punya pendekatan yang sama dengan cara kami ingin bermain,” papar dia.

“Akan ada tahun-tahun di mana Anda bermain bagus, tidak menang sama sekali, tidak bermain bagus, dan kemudian tidak mendapatkan sentuhan yang mungkin kami miliki di tahun pertama. Anda harus belajar darinya,” tandas pesepak bola berusia 22 tahun ini.

Dengan semangat yang kembali, Real Madrid tampaknya siap untuk bangkit dan kembali menjadi salah satu tim terkuat di Eropa. Dengan Bellingham sebagai salah satu pemimpin muda yang berkembang, masa depan klub tampak cerah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan