
Juventus Berpotensi Hemat Hingga 308 Miliar Rupiah
Juventus kini memiliki peluang besar untuk menghemat dana hingga 308 miliar rupiah. Hal ini terjadi karena satu manuver transfer yang dilakukan oleh salah satu klub Liga Inggris. Meski tampaknya tidak langsung terkait dengan proses perekrutan pemain, langkah ini bisa memberikan dampak signifikan bagi keuangan Bianconeri.
Sebelumnya, Juventus memiliki tanggungan gaji terhadap tiga pelatih sekaligus. Diantaranya adalah Luciano Spalletti, yang saat ini menjadi pelatih utama tim. Selain itu, ada dua mantan pelatih lainnya, yaitu Thiago Motta dan Igor Tudor. Keduanya pernah melatih Juventus sebelum akhirnya dipecat dalam beberapa waktu terakhir.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih, Thiago Motta dan Igor Tudor masih terikat kontrak dengan Juventus hingga Juni 2027. Oleh karena itu, klub tetap membayarkan gaji mereka meskipun keduanya tidak lagi bertugas di pinggir lapangan.
Besarnya gaji yang harus dibayarkan kepada kedua mantan pelatih tersebut mencapai total 27,3 juta euro. Dari jumlah tersebut, Thiago Motta mendapatkan 16,3 juta euro, sementara Igor Tudor menerima 11 juta euro per tahun. Angka ini cukup besar dan bisa berdampak pada anggaran klub.
Namun, situasi ini berubah setelah Wolverhampton Wanderers, salah satu klub Liga Primer Inggris, dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan memboyong Thiago Motta dan Igor Tudor. Klub asal Inggris ini baru saja melepas pelatih mereka, Vitor Pereira, sehingga sedang mencari pengganti.
Menurut laporan dari Matteo Moretto di kanal YouTube Fabrizio Romano, Wolverhampton telah melakukan komunikasi dengan dua mantan pelatih Juventus tersebut. Jika salah satu dari mereka diterima oleh Wolves, maka Juventus akan langsung terbebas dari beban finansial yang selama ini mereka tanggung.
Bahkan, jika Thiago Motta yang dipilih oleh Wolverhampton, maka penghematan yang diperoleh Juventus akan lebih besar. Gaji Thiago Motta yang lebih tinggi, yaitu 16,3 juta euro atau sekitar 308 miliar rupiah, akan langsung hilang dari anggaran klub.
Sayangnya, kabarnya baik Thiago Motta maupun Igor Tudor enggan menerima tawaran dari Liga Inggris. Mereka lebih memilih menunggu kesempatan di tempat lain. Meski demikian, Juventus tetap berharap bahwa pencarian Wolverhampton terhadap pelatih baru dapat mengakhiri salah satu masalah finansial terbesar mereka.
Dengan adanya potensi ini, Juventus bisa merasa lega karena tidak lagi harus membayar gaji dua mantan pelatih mereka. Hal ini juga bisa menjadi langkah strategis dalam mengelola keuangan klub secara lebih efisien. Meski belum ada kepastian, langkah yang dilakukan oleh Wolverhampton memberi harapan bagi Bianconeri untuk mengurangi beban finansial yang selama ini menjadi tantangan besar.