Juventus Tumbang, Igor Tudor Abai Masa Depan Usai Kekalahan dari Lazio!

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Juventus Tumbang, Igor Tudor Abai Masa Depan Usai Kekalahan dari Lazio!

Kekalahan Beruntun Juventus dan Kritik dari Igor Tudor

Kekalahan Juventus dari Lazio menjadi kekalahan ketiga beruntun di semua kompetisi. Pelatih Kroasia, Igor Tudor, menyatakan bahwa ia tidak peduli dengan masa depannya setelah pertandingan tersebut. Ia mengkritik penampilan Andrea Cambiaso dan Jonathan David, yang menjalani debut bersama Dusan Vlahovic dalam laga ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Gol Lazio tercipta melalui sundulan yang buruk dari pemain tersebut. Bola yang diberikan oleh Jonathan David langsung disambar oleh Danilo Cataldi, kemudian dikirimkan ke Toma Basic yang mencetak gol dari luar kotak penalti. Tudor jelas tidak puas dengan situasi ini.

Dalam 10 menit pertama babak pertama, Tudor meminta Filip Kostic untuk melakukan pemanasan dan berteriak kepada Cambiaso. Meski akhirnya bek sayap kiri itu digantikan di awal babak kedua, Tudor tetap merasa bahwa tim memiliki sikap yang tepat sejak awal pertandingan, meskipun ada kesalahan dari Johnny (David) dan gol yang tercipta.

"Kostic sedang pemanasan karena saya melihat Cambiaso tidak bermain bagus, tetapi secara umum tim memiliki sikap yang tepat sejak awal (pertandingan), terlepas dari kesalahan Johnny (David) dan gol itu," ujar Tudor.

Ia menilai bahwa ini adalah momen yang buruk dan sulit. "Kami harus tetap bersatu dan bekerja sama. Ada kekecewaan, karena saya pikir kami mempersiapkan dengan benar, tetapi kami selalu kekurangan sesuatu. Kami sampai di kotak penalti dan gagal memasukkan bola ke gawang," paparnya.

Tudor juga menyampaikan bahwa mereka terus mengingatkan diri sendiri untuk tidak membuat kesalahan, tetapi selalu ada kesalahan, dan akhirnya mereka kalah. "Kami merasa sangat buruk, tetapi kami harus tetap bersatu," tambahnya.

Masalah terbesar yang dihadapi Juventus tampaknya sudah jelas. Ini adalah pertandingan keempat berturut-turut tanpa gol, sesuatu yang belum pernah mereka alami sejak Maret 1991 silam di bawah asuhan pelatih legendaris, Gigi Maifredi.

“Kami mencoba dengan dua striker sejak awal, lalu empat penyerang, kami mencoba segalanya (untuk mengakhiri paceklik gol), tetapi jelas (masih) ada yang kurang di lini depan,” ujar pelatih kepala berusia 47 tahun tersebut.

Bianconeri kini tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan kompetitif, setelah lima kali seri berturut-turut, diikuti tiga kekalahan beruntun dari Como, Real Madrid, dan Lazio, rekor negatif terpanjang mereka sejak Mei 2009.

“Kita (Juventus) semua bertanggung jawab (atas kekalahan ini). Kita harus berusaha lebih baik dan tetap bersatu, kita punya pertandingan lagi dalam beberapa hari, saya pikir kemenangan akan membawa kita ke jalur yang benar,” tutur Igor Tudor.

Ia juga menyatakan bahwa akan menjadi masalah jika mereka butuh empat striker untuk mencetak gol dan 10 gelandang untuk bertahan. “Akan jadi masalah jika seseorang selalu membuat kesalahan. Seperti yang sudah saya katakan, kita akan segera bermain lagi dan harus tetap fokus,” sambung dia.

Petinggi Juventus berulang kali menyatakan dukungan penuh terhadap Tudor, tetapi berapa lama pelatih tersebut secara realistis dapat melanjutkan performa tim yang semakin memburuk. Tudor dalam konferensi pers juga menyatakan tidak peduli dengan masa depannya.

“Orang-orang terus bertanya apakah saya merasa aman atau tidak, tetapi saya tidak memikirkan diri saya. Saya tidak peduli dengan masa depan saya, yang saya pedulikan adalah melakukan apa yang saya bisa, menyadari semua masalah, dan berusaha memperbaiki keadaan,” tandas Igor Tudor.

“Masa depan saya sama sekali tidak menarik,” ucap mantan pelatih Marseille dan Lazio tersebut.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan