Kades Kertajaya Rutin Bantu Yatim dan Dhuafa

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Kades Kertajaya Rutin Bantu Yatim dan Dhuafa
Kades Kertajaya Rutin Bantu Yatim dan Dhuafa

Komitmen Pemerintah Desa Kertajaya dalam Membantu Anak Yatim dan Dhuafa

Pemerintah Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya meringankan beban masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah program santunan yang diberikan secara rutin kepada anak-anak yatim dan dhuafa.

Pada Minggu (26/10/2025), Kepala Desa Kertajaya, Suhana Toyib, menyalurkan bantuan kepada 50 anak yatim dan 47 anak dhuafa yang tinggal di wilayah desa tersebut. Acara pemberian santunan ini berlangsung di aula Kantor Desa Kertajaya dan menjadi agenda sosial yang dilaksanakan secara konsisten selama hampir sepuluh tahun terakhir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Suhana Toyib menjelaskan bahwa program santunan bulanan ini sudah berjalan sejak tahun 2015 hingga saat ini. Program ini bertujuan untuk membantu mengurangi beban ekonomi warga, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang orang tuanya telah meninggal dunia.

"Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang, tentunya kami akan terus berupaya membantu anak-anak kami, agar bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka," ujar Suhana Toyib.

Sebagai Kepala Desa yang telah menjabat selama dua periode, Suhana Toyib menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama dan juga sebagai wujud rasa syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan.

Ia berharap kasih sayang dan kepedulian dari para donatur dapat memberikan pelipur lara bagi anak-anak yang kehilangan orang tua. "Anak yatim merupakan potensi dan aset yang harus kita jaga, dibina dan dimajukan ilmu pengetahuannya agar menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah,” tegasnya.

Selain itu, Suhana Toyib juga memberikan pesan kepada para orang tua atau wali yang mengasuh anak-anak tersebut. Ia meminta mereka tetap semangat karena tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan yang mulia.

Tantangan dan Upaya Pemerintah Desa

Meskipun program ini telah berjalan cukup lama, tantangan tetap saja muncul. Beberapa anak yatim dan dhuafa masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Desa Kertajaya terus berupaya mencari sumber dana tambahan dan melibatkan lebih banyak pihak untuk berkontribusi.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain: * Membuka kerja sama dengan organisasi nirlaba dan lembaga sosial. * Melakukan penggalangan dana melalui berbagai acara sosial dan keagamaan. * Mengadakan pelatihan bagi para pengasuh anak yatim dan dhuafa agar mereka lebih mampu dalam mengelola kebutuhan anak-anak tersebut.

Dengan adanya program ini, harapan besar dipegang oleh Pemerintah Desa Kertajaya. Mereka berharap, setiap anak yatim dan dhuafa tidak hanya mendapatkan bantuan material, tetapi juga dukungan moral dan psikologis yang cukup untuk menghadapi tantangan hidup.

Masa Depan Anak Yatim dan Dhuafa

Untuk masa depan anak-anak yatim dan dhuafa, Pemerintah Desa Kertajaya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan. Salah satu fokus utama adalah pendidikan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak ini memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang sukses dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Desa juga berupaya membangun lingkungan yang ramah dan mendukung. Hal ini mencakup pengadaan fasilitas umum seperti tempat ibadah, pusat kegiatan anak-anak, dan layanan kesehatan yang mudah diakses.

Dengan semua usaha ini, Pemerintah Desa Kertajaya ingin menunjukkan bahwa setiap anak, terlepas dari latar belakang keluarganya, memiliki hak yang sama untuk hidup layak dan berkembang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan