Kalah di Final, Fajar/Fikri Fokus Pemulihan Fisik untuk Hylo Open

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Kalah di Final, Fajar/Fikri Fokus Pemulihan Fisik untuk Hylo Open


JAKARTA -- Kiprah pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kembali terhenti di partai final turnamen bulu tangkis BWF. Untuk ketiga kalinya secara berurutan, pasangan peringkat empat dunia ini gagal meraih gelar juara setelah kalah dalam laga puncak French Open 2025 yang diselenggarakan di Glaz Arena, Cesson-Sevigne, Prancis, Ahad (26/10/2025).

Menghadapi wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 21-10, 13-21, 12-21. Kekalahan ini menambah daftar hasil kurang memuaskan mereka di tiga final terakhir BWF World Tour, yaitu Korea Open, Denmark Open, dan French Open.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Meski kembali gagal meraih gelar, Fajar dan Fikri tetap menunjukkan rasa syukur atas performa yang mereka tunjukkan. Menurut Fajar, pertandingan berjalan sesuai rencana di gim pertama. Namun, situasi berubah drastis setelah lawan mengubah pendekatan permainan pada dua gim berikutnya.

“Pertandingan berjalan dengan lancar terutama di gim pertama, tapi di gim kedua dan ketiga lawan mengubah pola permainan. Kami jadi terpancing dan mengikuti ritme mereka,” ujar Fajar usai pertandingan.

“Dengan pertahanan yang sangat rapat, mereka sengaja membiarkan kami menyerang lalu mencari celah untuk balik menyerang. Kami bersyukur dengan hasil ini, tapi tentu harus kembali fokus menghadapi turnamen berikutnya,” lanjutnya.

Fajar juga mengakui bahwa faktor fisik mulai menjadi tantangan utama di rangkaian tur Eropa ini. “Pastinya tidak mudah karena kondisi fisik sudah mulai terkuras. Saya terutama harus pintar-pintar menjaga dan memulihkan kondisi sebelum turnamen ketiga di Jerman (Hylo Open) pekan depan,” tambahnya.

Sementara itu, Fikri menilai lawan tampil sangat solid dan disiplin, terutama setelah kehilangan gim pertama. “Pertama kami sangat bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan meraih posisi runner up. Tapi harus diakui, pasangan Korea bermain sangat baik sekali, tanpa celah, kuat, dan lebih siap di gim kedua dan ketiga,” ungkap Fikri.

Ia juga menyoroti pengalaman pertama bermain rubber game melawan Kim/Seo yang membuat mereka harus terus menyesuaikan strategi. “Dari segi strategi, banyak yang berubah di setiap momen. Ini jadi pelajaran penting bagi kami untuk menghadapi mereka lagi di pertemuan selanjutnya,” tutur Fikri.

Meski belum berbuah gelar, konsistensi Fajar/Fikri mencapai final tiga turnamen beruntun tetap menjadi sinyal positif bagi sektor ganda putra Indonesia. Kini, fokus keduanya tertuju pada Hylo Open 2025 di Jerman. Pada turnamen BWF Super 500 itu, mereka bertekad mematahkan kutukan runner-up yang menghantui selama sebulan terakhir.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan oleh Fajar/Fikri

  • Strategi Permainan
    Pasangan ini perlu mengevaluasi cara mereka menghadapi lawan yang mampu mengubah pola permainan. Mereka harus lebih siap dalam menghadapi perubahan strategi dari lawan.

  • Kondisi Fisik
    Faktor kelelahan dan keterbatasan energi menjadi tantangan besar selama tur Eropa. Fajar dan Fikri perlu memperbaiki sistem pemulihan dan pengaturan waktu agar tetap optimal di setiap pertandingan.

  • Pengalaman Bermain Rubber Game
    Pengalaman pertama bermain rubber game memberi pelajaran berharga. Mereka harus lebih cepat menyesuaikan diri dan mempertahankan konsistensi dalam setiap gim.

  • Meningkatkan Kepercayaan Diri
    Meskipun belum berhasil meraih gelar, konsistensi di final-turnamen BWF menjadi modal berharga. Mereka perlu membangun kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan