
Kehadiran Kalapas Kalianda dalam Acara Pisah Sambut di Bandar Lampung
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, hadir dalam acara Pisah Sambut Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Aula Lapas Perempuan Bandar Lampung. Acara ini digelar pada Jumat (24/10/2025), dan menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antar-UPT Pemasyarakatan di seluruh Provinsi Lampung.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lampung, pejabat struktural, dan jajaran pegawai Lapas Perempuan. Suasana hangat semakin terasa dengan pembukaan resmi yang dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Selain itu, pegawai Lapas Perempuan menampilkan kreativitas mereka melalui pertunjukan seni yang mengundang tawa sekaligus membangun kedekatan antarpegawai.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru, disaksikan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Lampung. Dalam sambutannya, Jalu Yuswa Panjang memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kinerja pejabat lama. Ia menegaskan pentingnya profesionalitas, integritas, serta sinergitas bagi pejabat baru agar setiap UPT Pemasyarakatan tetap menjadi contoh pelayanan publik yang humanis.
Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, menekankan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas. Ia menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antar-UPT, mengedepankan komunikasi yang baik, serta membangun atmosfer kerja yang positif dan kekeluargaan. “Kita adalah satu keluarga besar Pemasyarakatan. Setiap pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum memperkuat sinergi, menjaga semangat kebersamaan, dan memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Beni.
Kegiatan Lanjutan dan Tanda Penghargaan
Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghargaan dari Kakanwil dan Kepala UPT, diikuti dengan persembahan lagu perpisahan yang menghadirkan momen haru bagi seluruh pegawai Lapas Perempuan. Beberapa pegawai menitikkan air mata saat menyanyikan lagu perpisahan, menandakan rasa kekeluargaan yang erat antara pimpinan lama, pimpinan baru, dan seluruh staf.
Dalam kesempatan itu, Beni juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang inklusif, saling menghargai, dan berorientasi pada integritas. Menurutnya, sinergi antar-UPT tidak hanya terbatas pada koordinasi administratif, tetapi juga pada kolaborasi dalam program rehabilitasi dan pembinaan warga binaan. “Keberhasilan setiap UPT bukan hanya diukur dari kinerja individu, tapi dari kekompakan tim dan bagaimana kita bersama-sama menghadirkan Pemasyarakatan yang humanis dan profesional,” pungkasnya.
Momentum Evaluasi dan Komitmen Pegawai
Acara Pisah Sambut ini sekaligus menjadi momentum evaluasi internal dan penegasan kembali komitmen setiap pegawai untuk menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, menjaga keamanan, dan meningkatkan kualitas layanan publik di bidang pemasyarakatan.