
aiotrade.CO.ID – JAKARTA.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal sebesar Rp 250 miliar. Aksi korporasi ini akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026, atau selama tiga bulan penuh, sesuai ketentuan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Kartika Setiabudy, menjelaskan bahwa pelaksanaan buyback ini merujuk pada Surat OJK No. S-102/D.04/2025 serta Peraturan OJK No. 13/2023 dan No. 29/2023 terkait kebijakan pembelian kembali saham dalam situasi pasar yang fluktuatif.
“Buyback ini diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada investor terhadap nilai saham perseroan secara fundamental,” ujar Kartika dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip aiotrade.co.id, Senin (15/12/2025).
Dalam pelaksanaannya, buyback akan menggunakan dana internal perseroan. Biaya yang timbul, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya, diperkirakan tidak melebihi 0,1% dari total nilai buyback.
Penggunaan dana internal tersebut diperkirakan berdampak pada penurunan pendapatan bunga sekitar Rp 2,97 miliar setelah periode buyback berakhir. Namun, perseroan menilai dampak tersebut tidak material terhadap kinerja keuangan Kalbe.
“Perseroan berpendapat bahwa penurunan pendapatan bunga tersebut tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan perseroan,” ujarnya.
Dari sisi laba per saham (earnings per share/EPS), Kartika menyebutkan bahwa proforma EPS setelah pelaksanaan buyback secara penuh diperkirakan meningkat menjadi Rp 70,42 per saham, dibandingkan EPS tahun buku 2024 sebesar Rp 70,16 per saham.
Pelaksanaan buyback akan dilakukan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan jasa perantara pedagang efek.
Kartika menegaskan bahwa harga pembelian saham akan ditetapkan pada tingkat yang wajar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, Kartika mengatakan bahwa aksi buyback ini juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola struktur permodalan jangka panjang.
“Saham treasuri yang dimiliki perseroan dapat dialihkan kembali di masa mendatang dengan nilai yang optimal guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham,” tutupnya.
KLBF Chart
by TradingView