Kaleidoskop 2025: 10 Saham Paling Menguntungkan

admin.aiotrade 24 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Kaleidoskop 2025: 10 Saham Paling Menguntungkan


aiotrade,
JAKARTA – Beberapa saham tercatat tidak mampu menarik minat investor sehingga masuk ke daftar saham paling buruk atau top losers sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dihimpun hingga 23 Desember 2025, beberapa saham mengalami penurunan kinerja hingga lebih dari 50% sejak awal tahun.

Saham dengan Penurunan Terbesar

Saham PT Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI) menjadi saham dengan penurunan harga paling dalam. Harga saham CSMI bahkan nyaris terkoreksi sepenuhnya selama periode Januari–Desember 2025. Pada awal tahun, harga saham CSMI mencapai Rp3.020 per saham. Namun, seiring berjalannya waktu, harga saham ini terus turun dan saat ini berada di level Rp246 per saham. Artinya, saham ini telah terkoreksi sebesar 91,85% year-to-date (YtD).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ketenaran perusahaan mantan pemegang izin Texas Chicken di Indonesia ini dapat dilacak sejak 2023. Saat itu, CSMI mengumumkan bahwa perseroan telah memutus kerja sama dengan Cajun Global LLC sebagai pemilik lisensi Texas Chicken. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu alasan kinerja CSMI mengalami penurunan pada masa itu.

Pada 2024, investor masih memiliki harapan terhadap emiten tersebut. Hal itu terlihat dari harga saham CSMI yang mampu bertahan di atas level Rp2.500 per saham sepanjang tahun 2024. Namun, memasuki 2025, banyak investor mulai meninggalkan saham yang sempat populer tersebut.

Perkembangan kinerja fundamental CSMI juga semakin memburuk sepanjang Januari–September 2025. Pada periode ini, CSMI hanya mampu membukukan pendapatan senilai Rp1,41 miliar, turun dari posisi Rp1,81 miliar pada periode Januari–September 2024. Dengan beban yang masih tinggi, CSMI harus menelan rugi bersih sebesar Rp1,23 miliar sepanjang tahun 2025, yang kemudian menyeret rugi per saham menjadi Rp1,51.

Kinerja Saham Lain yang Buruk

Selain CSMI, saham PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) juga mengalami penurunan signifikan. Lesunya kinerja DEFI bisa dilacak pada medio 2023 ketika OJK mencabut izin usaha Kresna Life karena rasio solvabilitas tidak memenuhi ketentuan minimum yang disyaratkan regulator. Saat itu, Kresna Life memegang saham DEFI sebesar 23,57%. Sejak 6 Januari 2022, BEI melakukan suspensi terhadap saham DEFI. Harga saham DEFI stagnan di posisi Rp1.455 hingga awal Juni 2025. Pada 21 April 2025, Bursa membuka gembok terhadap saham DEFI, namun harga sahamnya langsung ambles ke level terendahnya Rp171 per saham. Artinya, harga saham DEFI telah terkoreksi 84,47% YtD.

Saham Top Losers 2025

Nasib berbeda dialami oleh PT Meratus Jasa Prima Tbk. (KARW). Emiten penyedia fasilitas infrastruktur maritim ini sempat menjadi top gainers pada 2024 dengan kenaikan sebesar 4.272%. Harga sahamnya sempat menyentuh level Rp7.150 per saham pada tahun lalu. Namun, setelah menghadapi tantangan tertentu, harga saham KARW kembali mengalami koreksi hingga 82,33% YtD ke level Rp394 per saham.

Hal yang sama terjadi pada saham PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX), yang mengalami koreksi hingga 80% ke level Rp298 per saham. Begitu juga dengan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) yang terkoreksi 70,71% YtD ke level Rp116 per saham.

Selain kelima saham di atas, kinerja saham PT Hillcon Tbk. (HILL) juga mengalami koreksi 68,88%, saham PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD) terkoreksi 68,59%, dan saham PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD) terkoreksi 54,10% YtD.

Daftar Saham Top Losers 2025

Berikut adalah daftar 10 saham top losers 2025:

  • CSMI – Harga: Rp246, Perubahan: -91,85%
  • DEFI – Harga: Rp226, Perubahan: -84,47%
  • KARW – Harga: Rp394, Perubahan: -82,33%
  • SAPX – Harga: Rp298, Perubahan: -80%
  • HITS – Harga: Rp116, Perubahan: -70,71%
  • HILL – Harga: Rp150, Perubahan: -68,88%
  • BSWD – Harga: Rp845, Perubahan: -68,59%
  • JSPT – Harga: Rp3160, Perubahan: -67,38%
  • FORU – Harga: Rp1540, Perubahan: -58,82%
  • JIHD – Harga: Rp560, Perubahan: -54,10%

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan