Kali Mookervart: Sumber Air Bersih yang Menyedot Perhatian
Di Jakarta Barat, Kali Mookervart menjadi salah satu sumber utama air bersih bagi warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pesakih. Meskipun aliran kali ini terlihat berwarna hitam dan bau tak sedap, air tersebut diolah hingga layak digunakan oleh masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kondisi Kali Mookervart
Pada Selasa (16/12/2025), saat dilakukan pemantauan, aliran Kali Mookervart terlihat gelap dan mengandung banyak sampah plastik serta limbah rumah tangga. Di sekitar Halte Transjakarta Rawa Buaya, sampah menumpuk di tepi kali. Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan pembersihan menggunakan perahu untuk mengangkat sampah dari tengah aliran.
Menurut warga setempat, beberapa pabrik di sepanjang Jalan Daan Mogot membuang limbahnya ke kali. Di dekat Rumah Pompa Green Garden, aliran kali sering berbusa akibat pencemaran. Warga juga menyebutkan bahwa kualitas air tidak selalu stabil.
Pengelolaan Air di Waduk Mookervart
Tidak jauh dari aliran kali, terdapat Waduk Mookervart yang dibangun untuk menampung air hujan. Di dalam waduk, terdapat mesin dan pipa yang mengalirkan sebagian air dari kali ke dalam waduk. Meski air di waduk berwarna kehijauan dan mengandung dedaunan dari pohon sekitar, air ini tetap dimanfaatkan oleh warga.
Di depan waduk, terdapat Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM Jaya berwarna biru. Air dari waduk dan Kali Mookervart diolah menggunakan Water Treatment Plant (WTP) agar bisa digunakan sebagai air bersih.
Proses Pengolahan Air
Setelah melalui proses pengolahan, air dialirkan ke Ground Water Tank (GWT) di tower-tower dan blok Rusunawa Pesakih, termasuk ke Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari. Proses ini sangat penting untuk memastikan air yang diterima warga aman dan layak konsumsi.
Pandangan Warga dan Pengelola
Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Pesakih, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa pemanfaatan air Kali Mookervart didasari kebutuhan mendesak akan air bersih dan larangan penggunaan air tanah di Jakarta. Ia mengatakan, berdasarkan hasil analisis PAM Jaya, ada potensi penggunaan air di sekitar rusun, yaitu air dari Kali Mookervart.
Warga Rusunawa Pesakih mengaku tidak mempermasalahkan sumber air yang digunakan sehari-hari. Meskipun air berawal dari kali yang hitam, air yang keluar dari kran rumah mereka sudah jernih, tidak berbau, dan layak dikonsumsi.
Novi, salah satu warga, mengatakan bahwa selama lima tahun pemakaian, air tersebut tidak pernah mengeluarkan aroma tak sedap layaknya air kali atau air tanah yang kadang berbau besi. "Alhamdulillah bagus sih, enggak ada keluhan, bersih airnya. Jernih, jernih," ujarnya.
Teti, penghuni lain, menilai air aman untuk kebutuhan sanitasi keluarga, termasuk anak-anak. "Aman, enggak pernah ada keluhan. Saya punya anak kecil berdua, alhamdulillah enggak pernah kenapa-kenapa," katanya.
Kunjungan Gubernur DKI Jakarta
Ali menambahkan, sejak Rusunawa Pesakih berdiri, suplai air bersih warga memang mengandalkan Kali Mookervart. Bahkan pada kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 9 Mei 2025, ia sempat meminum langsung air hasil olahan tersebut.
"Waktu kunjungan Pak Gubernur ke sini, itu dari olahan itu langsung diminum. Karena standarnya air bisa didistribusikan adalah tidak ada bakteri atau apapun dan memang itu harus layak untuk diminum," tutur Ali.
Dengan pengolahan yang baik dan pengawasan ketat, air dari Kali Mookervart terbukti aman dan layak digunakan oleh warga. Ini menjadi contoh bagaimana sumber daya alam dapat dimanfaatkan dengan cara yang bertanggung jawab.