
Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja Diresmikan di Desa Sayana
Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, resmi diumumkan sebagai inisiatif penguatan zakat produktif yang berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Program ini khususnya bergerak dalam sektor peternakan domba. Peresmian dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI pada Selasa, 16 Desember 2025.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Pemerintah Desa Sayana. Tujuan utama dari Balai Ternak adalah menjadi model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, diwakili oleh Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari pengelolaan zakat yang berkelanjutan. Balai Ternak dan Kampung Zakat ini bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi mustahik agar mereka dapat bertransformasi menjadi muzaki (pembayar zakat).
“Balai Ternak Mukti Raharja diharapkan menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan bagi para peternak. Kami ingin memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Eka Budhi Sulistyo.
Fasilitas dan Kapasitas Balai Ternak
Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan tambahan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare. Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas awal sebanyak 244 ekor domba. Fasilitas pendukung meliputi unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan, serta sistem pengelolaan ternak yang mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan.
Dalam acara peresmian, hadir Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani, dan Ketua BAZNAS Kuningan, HR Yayan Sofyan. Turut hadir juga unsur pimpinan Baznas Provinsi, Sekda Kuningan, U Kusmana, para pejabat terkait serta undangan lainnya.
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Menurut Bupati H Dian, program ini tidak hanya berkaitan dengan peternakan, tetapi juga tentang masa depan dan kemandirian masyarakat desa. Ia menilai ini sebagai wujud nyata empati, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan bagi masyarakat Kuningan.
“Pemerintah Kabupaten Kuningan siap bersinergi dengan BAZNAS dalam mengawal program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Diharapkan, Balai Ternak Mukti Raharja dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Kuningan,” ujar Bupati.
Visi dan Harapan Masa Depan
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, HR Yayan Sofyan, menyebutkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat. Program ini merupakan wujud kolaborasi yang solid antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jabar, dan BAZNAS Kabupaten Kuningan, yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kuningan Melesat.
“Selain pengelolaan ternak, Balai Ternak Mukti Raharja juga dirancang untuk mendorong lahirnya usaha turunan, seperti pengolahan pupuk organik dari limbah ternak. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Sayana dan sekitarnya,” ujar HR Yayan.
Komitmen BAZNAS
Melalui peresmian Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja ini, BAZNAS tetap berkomitmen untuk terus menghadirkan program zakat produktif yang berdampak, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan yang ada di Kabupaten Kuningan.