Kanada Perbaiki Hubungan dengan Cina, Kurangi Tarif Impor Kendaraan Listrik

Kanada dan Cina mencapai kesepakatan perdagangan yang akan mengurangi tarif kendaraan listrik dan canola. Kesepakatan ini diumumkan setelah kedua negara berjanji untuk menghapus hambatan perdagangan sambil memperkuat hubungan strategis baru.

Kesepakatan ini terjadi sebagai hasil dari kunjungan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, ke Cina. Ini adalah pertama kalinya sejak 2017 bahwa PM Kanada melakukan kunjungan ke Negeri Panda. Tujuan utamanya adalah membangun kembali hubungan dengan Cina, mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah Amerika Serikat.

Hubungan antara Kanada dan Cina sempat memburuk setelah Kanada menahan putri pendiri Huawei, Meng Wanzhou, pada 2018. Dengan adanya kesepakatan ini, Carney berusaha memulihkan hubungan bilateral yang telah terganggu.

Menurut kesepakatan tersebut, Kanada akan mengizinkan impor 49 ribu kendaraan listrik dari Cina dengan tarif sebesar 6,1%. Tarif ini jauh lebih rendah dibandingkan 100% yang diberlakukan oleh pendahulu Carney, Justin Trudeau. Carney menyatakan bahwa jumlah impor dapat meningkat hingga 70 ribu dalam lima tahun mendatang.

"Ini adalah kembalinya (hubungan) ke tingkat sebelum gesekan perdagangan baru-baru ini," kata Carney dalam pernyataannya.

Carney menjelaskan bahwa Kanada perlu membangun ekosistem kendaraan listrik yang kompetitif. Oleh karena itu, negara tersebut akan belajar dari negara-negara inovatif seperti Cina. "Untuk mengakses rantai pasok mereka dan meningkatkan permintaan lokal," tambahnya.

Selain itu, Cina akan menurunkan tarif impor biji canola dari Kanada mulai 1 Maret 2026. Tarif yang awalnya sebesar 84% akan diturunkan menjadi 15%. Carney juga berharap Cina akan menghapus tarif impor beberapa komoditas Kanada seperti lobster, kepiting, dan kacang polong mulai 1 Maret hingga akhir tahun ini.

Kementerian Perdagangan Cina juga menyatakan sedang menyesuaikan langkah-langkah anti-dumping pada canola serta langkah-langkah anti-diskriminasi pada beberapa produk pertanian dan perikanan Kanada.

Carney juga membuka pintu bagi investor Cina untuk berinvestasi di Kanada, termasuk dalam sektor energi angin lepas pantai. Selain itu, Kanada akan meningkatkan ekspor LNG ke Asia.

Kunjungan Carney ke Cina terjadi di tengah penurunan hubungan Kanada dengan Amerika Serikat. Carney menyatakan bahwa Cina merupakan mitra yang lebih bisa diprediksi. "Dalam hal bagaimana hubungan kita berkembang dalam beberapa bulan terakhir dengan Cina, itu lebih dapat diprediksi," ujarnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan