Warga Kebumen Mengamuk di Kantor NW Sport
Pada Kamis, 6 November 2025, sekitar 60 warga mengunjungi kantor investasi NW Sport yang terletak di Jalan Kejayan, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen. Massa yang terdiri dari para investor platform tersebut memperlihatkan kemarahan mereka karena tidak bisa menarik modal maupun keuntungan tinggi yang dijanjikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Aparat Polres Kebumen harus turun tangan untuk mengamankan lokasi yang sempat memanas hingga menyebabkan beberapa fasilitas di kantor rusak. Para warga yang datang mengaku telah menanamkan uang bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah, ke dalam aplikasi NW Sport.
Mereka tergiur oleh janji keuntungan tetap dari hasil “investasi kebugaran global” yang dipromosikan secara masif melalui testimoni dan bonus besar bagi anggota yang merekrut investor baru (sistem bonus berantai). Akan tetapi, amarah warga memuncak setelah beberapa hari terakhir keuntungan yang dijanjikan tidak dapat dicairkan, bahkan akses ke akun pribadi mereka terblokir.
Kerusakan terjadi pada sejumlah fasilitas di dalam Kantor NW Sport, termasuk CCTV. Peristiwa ini menunjukkan betapa marahnya para investor yang merasa ditipu oleh sistem yang mereka percaya.
Polres Kebumen Turun Tangan Selidiki Investasi Ilegal
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman membenarkan insiden tersebut dan memastikan situasi telah diamankan. "Benar, kami menerima laporan adanya massa yang mendatangi kantor NW Sport. Personel langsung kami turunkan untuk mengamankan situasi agar tidak meluas," ujar Kompol Faris Budiman, Jum'at 7 November 2025.
Perkara ini kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kebumen. Polisi kini fokus mengumpulkan keterangan dan bukti awal dari berbagai pihak. "Kami masih mengumpulkan keterangan dan bukti awal terkait dugaan penipuan berkedok investasi," kata dia.
Berdasarkan penelusuran awal, NW Sport diduga kuat merupakan platform investasi ilegal yang memadukan konsep bisnis kebugaran dengan sistem bonus berantai (skema piramida). Situs dan aplikasinya menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa risiko, ciri khas dari skema ponzi.
Penyebab Kemarahan Warga
Para warga yang menghadiri kejadian tersebut mengaku merasa tertipu oleh promosi yang sangat menarik. Mereka yakin bahwa investasi mereka akan memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, ketika mereka mencoba mencairkan dana atau mengecek akun, mereka malah mendapatkan pesan error atau akun diblokir.
Ini membuat banyak investor merasa kecewa dan marah. Beberapa dari mereka bahkan mengatakan bahwa mereka sudah menghabiskan uang yang cukup besar untuk bergabung dalam platform ini. Mereka juga mengaku tidak pernah menduga bahwa sistem yang mereka ikuti adalah scam.
Bagaimana Skema Ini Bekerja?
NW Sport menggunakan model bisnis yang mirip dengan skema piramida. Investor baru yang direkrut akan mendapatkan bonus besar, sementara para pengguna lama hanya mendapatkan sedikit keuntungan. Hal ini membuat sistem ini tidak stabil dan mudah runtuh jika tidak ada investor baru yang masuk.
Selain itu, platform ini juga menawarkan iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Ini menjadi daya tarik utama bagi orang-orang yang ingin cepat kaya. Namun, hal ini juga menjadi tanda peringatan bahwa sistem tersebut mungkin ilegal dan tidak aman.
Kesimpulan
Insiden di kantor NW Sport di Kebumen menunjukkan betapa pentingnya menjaga keamanan dan kepercayaan dalam dunia investasi. Warga yang terlibat dalam skema ini merasa ditipu dan kecewa karena tidak bisa mencairkan dana mereka. Polres Kebumen kini sedang menyelidiki kasus ini untuk mengetahui apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi.
Dengan semakin banyaknya kasus penipuan berkedok investasi seperti ini, masyarakat perlu lebih waspada dan memverifikasi informasi sebelum melakukan investasi. Mereka juga perlu memahami cara kerja skema piramida dan skema ponzi agar tidak mudah tertipu.