Kapal Terbakar, 90 Santri Terdampar di Sungai Tohor Kepulauan Meranti

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 33x dilihat
Kapal Terbakar, 90 Santri Terdampar di Sungai Tohor Kepulauan Meranti

Kejadian Kapal Kempang dengan 90 Santri Terancam

Pada malam hari tanggal 22 Oktober 2025, sebanyak 90 santri berhasil diselamatkan setelah kapal kempang yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan Sungai Tohor. Peristiwa ini terjadi di Desa Anak Ayam, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Perahu yang berangkat dari Tanjung Samak menuju Selat Panjang tiba-tiba mengalami mati mesin saat sedang berada di tengah perjalanan. Lokasi kejadian berada tepat di koordinat 0°53’22.75″N 102°56’46.96″E. Para santri sempat terombang-ambing selama lebih dari 35 menit sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi SSos, menyampaikan bahwa seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 21.10 WIB. Setelah menerima laporan dari Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, tim SAR gabungan segera bertindak cepat untuk menangani situasi darurat tersebut.

Tim SAR gabungan terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti, Satpolairud Meranti, BPBD Meranti, dan TNI AL Meranti. Mereka langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan kapal RIB Basarnas. Tim berangkat pada pukul 21.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian.

Sesampainya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan kapal nelayan sekitar untuk membantu proses evakuasi. Semua penumpang berhasil dipindahkan dengan aman ke tiga kapal kempang lainnya dan dibawa ke Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat.

Rombongan santri dan awak kapal tiba di Desa Bantar sekitar pukul 23.25 WIB dalam kondisi selamat. Budi Cahyadi menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kerja Sama Instansi Berperan Penting

Budi menekankan bahwa keberhasilan penyelamatan ini berkat koordinasi yang cepat antarinstansi. Ia juga mengingatkan para pemilik kapal tradisional agar selalu memeriksa kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar, terutama saat membawa banyak penumpang.

“Keselamatan pelayaran adalah hal utama,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak yang bergerak cepat hingga seluruh santri dapat diselamatkan.

Tips Keselamatan Saat Berlayar

Beberapa langkah penting yang bisa dilakukan oleh pemilik kapal atau pengemudi perahu:

  • Pastikan mesin kapal dalam kondisi baik sebelum berlayar.
  • Periksa perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi.
  • Jangan melebihi kapasitas penumpang yang diperbolehkan.
  • Selalu berkoordinasi dengan instansi terkait jika terjadi keadaan darurat.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, risiko kecelakaan di laut bisa diminimalkan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan