jatim.aiotrade.app , SURABAYA - One Global Capital, platform manajemen investasi yang dimiliki oleh Sunito Group Family Office dan didirikan oleh Iwan Sunito, telah memposisikan investor Tanah Air sebagai pelaku utama dalam pasar properti Australia yang sedang berkembang pesat. Hal ini terlihat dari tren investasi yang meningkat di kalangan investor Indonesia pada kuartal 2025, dengan total penanaman modal di sektor real estate mencapai AUD100 juta.
"One Global Capital bukan hanya sekadar platform investasi, tetapi juga katalis yang membantu investor menciptakan dan mempercepat pertumbuhan kekayaan," tulis Iwan dalam pernyataannya, Senin (6/10). Perusahaan ini menawarkan akses eksklusif terhadap aset-aset premium di Australia dan Asia Tenggara, dengan strategi pertumbuhan jangka panjang yang terbukti efektif.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam tiga tahun terakhir, One Global Capital berhasil membangun portofolio investasi lebih dari Rp2,85 triliun, yang mencakup berbagai proyek seperti hotel, ritel, dan residensial bernilai tinggi. Beberapa proyek unggulan antara lain:
- One Global Resorts – hotel resor mewah senilai Rp1,2 triliun.
- One Global Gallery, Eastlakes – pusat gaya hidup dan ritel modern senilai Rp350 miliar.
- One Global Macquarie Park – proyek hotel strategis senilai Rp750 miliar di kawasan bisnis Sydney.
Menurut Iwan, semua proyek tersebut mencerminkan strategi value-add yang diterapkan oleh One Global Capital, yaitu memaksimalkan nilai aset melalui pendekatan inovatif. Salah satu contoh keberhasilan terlihat dari proyek One Global Gallery Eastlakes, yang diluncurkan kembali pada akhir 2024. Nilai properti itu melonjak dari AUD20 juta menjadi AUD35 juta, dengan kenaikan ekuitas mencapai 150 persen per tahun.
“Kami mampu mengembalikan ekuitas investor hanya dalam waktu satu tahun—lima tahun lebih cepat dari rencana,” ujar Iwan. Kini, Eastlakes telah berkembang menjadi destinasi ritel suburban dengan 16 penyewa aktif dan 130 area parkir. Selain itu, Eastlakes juga menjadi basis peluncuran One Global Capital Retail Trust yang mendapat sambutan positif dari para investor Asia.
Iwan menyebut bahwa pihaknya tidak hanya mengikuti tren investasi global, tetapi juga menciptakan tren baru. “Misi kami adalah menemukan peluang undervalued, menempatkan modal secara presisi, dan menciptakan kekayaan transformatif bagi para investor. Eastlakes hanyalah awal,” katanya.
Dengan nilai pasar residensial Australia yang mencapai AUD11,7 triliun dan pertumbuhan sektor real estate yang diproyeksikan tumbuh 3,99 persen per tahun hingga 2033, peluang bagi investor Indonesia dinilai sangat besar. Proyek-proyek yang dikelola oleh One Global Capital menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan, baik untuk investor lokal maupun internasional.