
aiotrade, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan informasi terkini mengenai kondisi terduga pelaku yang terkait dengan peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Informasi ini disampaikan oleh Listyo setelah ia melakukan kunjungan ke rumah sakit untuk meninjau terduga pelaku dan para korban, pada hari Sabtu (8/11).
"Secara umum, kondisi terduga pelaku semakin membaik. Mudah-mudahan hal ini akan mempermudah kita nanti ketika diperlukan," ujar Listyo.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurutnya, saat ini hanya ada satu orang yang diduga terlibat dalam peristiwa ledakan tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk terus menyelidiki apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat dalam kejadian ini.
"Saat ini kita masih menemukan satu orang, namun kita tidak berhenti sampai di situ. Tim kami sedang bekerja untuk mencari tahu apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat," tambahnya.
Listyo juga menjelaskan bahwa jumlah resmi korban masih dalam proses pendalaman. "Kami sedang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Dalam peristiwa ledakan tersebut, tercatat sebanyak 96 korban. Dari jumlah tersebut, 29 korban masih dirawat di rumah sakit, sementara sisanya telah dipulangkan dan menjalani rawat jalan.
"Baru saja kami melaksanakan kunjungan untuk melihat kondisi terakhir dari anak-anak kita yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Islam. Alhamdulillah, dari jumlah awal 96, sebagian besar sudah bisa pulang," ujar Jenderal Sigit.
Ia merinci bahwa saat ini ada 14 korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam, 14 lainnya di RS Yarsi, dan satu lagi di RS Pertamina.
"Sehingga total yang masih dirawat kurang lebih 29 dari 96, sementara sisanya kemarin sudah bisa pulang dan dilakukan rawat jalan," imbuhnya.
Di Rumah Sakit Islam, Listyo menyebutkan bahwa 12 korban sudah berada di ruang perawatan, sementara dua lainnya masih berada di ICU karena membutuhkan penanganan khusus.
"Secara umum, kondisi korban yang saat ini dirawat inap adalah 12 orang, sementara dua lainnya masih dirawat di ICU karena perlu penanganan khusus," ujarnya.
Sebelumnya, Listyo juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku telah diamankan.
"Sementara untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan," kata Jenderal Sigit di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11).