Kapolri Selidiki Rumah dan Lingkungan Pelaku Ledakan di SMAN 72, Dalami Motif

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 13x dilihat
Kapolri Selidiki Rumah dan Lingkungan Pelaku Ledakan di SMAN 72, Dalami Motif
Kapolri Selidiki Rumah dan Lingkungan Pelaku Ledakan di SMAN 72, Dalami Motif

Penangkapan Terduga Pelaku Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah memastikan bahwa pihaknya telah menangkap dan mengidentifikasi terduga pelaku peledakan yang terjadi di masjid Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) 72 Jakarta, di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025).

Menurut informasi yang disampaikan oleh Jenderal Listyo kepada para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, pelaku merupakan seorang pelajar dari sekolah tersebut dan masih berada dalam lingkungan sekolah. Ia menyatakan, "Informasi sementara, (pelaku) masih di lingkungan sekolah tersebut."

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tim gabungan yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Densus 88 Antiteror sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait latar belakang serta motif pelaku. Selain itu, penyelidikan juga dilakukan di sekitar lokasi kejadian dan tempat tinggal korban.

"Untuk terduga pelaku saat ini sudah kami dapatkan. Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang masih kami dalami," jelasnya.

Jenderal Listyo menegaskan bahwa seluruh hasil temuan serta perkembangan kejadian ini akan disampaikan secara resmi setelah penyelidikan selesai. "Seluruh informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Densus 88 menyelesaikan pendalaman," tambahnya.

Korban Luka dan Perawatan Medis

Listyo juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan tersebut. Menurutnya, jumlah korban luka mencapai 54 orang. "Yang jelas, sampai saat ini korban meninggal dunia belum ada," ujarnya kepada wartawan, Jumat.

Dari jumlah tersebut, dua korban masih menjalani operasi di rumah sakit. "Saat ini, alhamdulillah sudah dibuatkan posko. Korbannya saat ini sudah bisa berangsur-angsur pulang dan ada dua orang saat ini sedang dilaksanakan operasi," ucapnya.

Ia menambahkan, "Ada dua dilaksanakan operasi, dan sisanya dilaksanakan proses perawatan dan mudah-mudahan bisa berangsur-angsur kembali pulang," lanjut Listyo.

Proses Investigasi dan Tindakan Lanjutan

Pihak kepolisian terus mempercepat proses investigasi untuk memastikan bahwa semua fakta terungkap. Tim gabungan terus bekerja sama untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap mengenai motif serta latar belakang pelaku. Selain itu, pihak kepolisian juga berupaya memberikan bantuan medis dan psikologis kepada para korban serta keluarga mereka.

Korban-korban yang terluka telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Pihak rumah sakit juga membentuk posko darurat untuk menangani kondisi kesehatan para korban. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh dari pihak medis terhadap para korban dan keluarga mereka.

Upaya Pemulihan dan Keamanan

Selain itu, pihak kepolisian juga memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian dan lingkungan sekolah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka terus memantau situasi dengan ketat dan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta masyarakat sekitar.

Kapolri juga menekankan pentingnya kerja sama antara aparat kepolisian, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan