
PON Bela Diri 2025 telah memasuki tahap akhir dari penyelenggaraannya. Sejauh ini, tujuh cabang olahraga (cabor) telah selesai menjalani seluruh pertandingan yang tersedia. Kini, tinggal tiga cabor yang akan menjadi penutup ajang tersebut, yaitu karate, jiu-jutsu, dan wushu.
Hingga saat ini, PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena, Kudus, sudah memasuki hari ke-13 pada Kamis (23/10). Pertandingan terakhir akan digelar pada Minggu (26/10), dengan wushu menjadi cabor terakhir yang dipertandingkan pada hari tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Cabor karate telah dimulai hari ini. Penyelenggaraan karate akan berlangsung selama tiga hari, hingga Sabtu (25/10). Pada hari pertama, terdapat dua nomor yang dipertandingkan, yaitu perorangan (gerakan) dan kumite (pertarungan).
Jawa Timur menjadi kontingen yang mendominasi hari perdana karate. Mereka sukses meraih satu medali emas dan satu medali perak. Selanjutnya, Lampung berhasil mengamankan satu medali emas dan dua medali perunggu.

Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-D0 (FORKI), Hadi Tjahjanto, menyebut bahwa PON Bela Diri sangat penting bagi pihaknya. Ajang ini akan menjadi wadah seleksi bagi FORKI untuk memilih karateka yang pantas masuk Pelatnas.
"Tentunya ajang PON Bela Diri Kudus ini merupakan wadah bagi kita untuk menjaring atlet-atlet potensial yang bisa memperkuat tim nasional. Mereka adalah aset bangsa yang diharapkan mampu tampil hingga level internasional," ujar Hadi Tjahjanto saat sesi jumpa pers.
"Nantinya kami bisa melihat potensi karateka muda dari semua daerah. Ini kesempatan yang baik untuk mengembangkan prestasi karate secara merata. Kebetulan para pelatihnya juga hadir, bisa langsung melakukan pemantauan dan pembinaan," tambahnya.
Adapun cabor jiu-jutsu dan wushu akan baru berlangsung pada Jumat (23/10). Jiu-jutsu akan berlangsung hingga Sabtu (25/10), sementara wushu akan terlaksana hingga Minggu (26/10).
Hingga hari ke-13, Jawa Barat menjadi kontingen pemuncak klasemen sementara perolehan medali umum. Mereka berhasil meraih total 66 medali. Di antaranya, 27 medali emas, 11 medali perak, dan 28 medali perunggu.
Perkembangan Medali di PON Bela Diri 2025
Berikut adalah perkembangan perolehan medali hingga hari ke-13:
- Jawa Barat:
- 27 medali emas
- 11 medali perak
-
28 medali perunggu
-
Jawa Timur:
- 1 medali emas
-
1 medali perak
-
Lampung:
- 1 medali emas
- 2 medali perunggu
Selain itu, beberapa provinsi lainnya juga menunjukkan performa yang cukup baik dalam perolehan medali. Meski belum mencapai posisi teratas, mereka tetap memberikan kontribusi signifikan dalam pertandingan-pertandingan yang telah berlangsung.
Persiapan Cabor Akhir
Sementara itu, persiapan untuk cabor karate, jiu-jutsu, dan wushu terus dilakukan. Para atlet dan pelatih mulai mempersiapkan strategi terbaik mereka untuk memastikan hasil maksimal di hari-hari terakhir PON Bela Diri 2025.
Kemungkinan besar, pertandingan di tiga cabor tersebut akan berjalan sengit, mengingat banyaknya atlet berkualitas yang turut serta. Selain itu, adanya kompetisi ketat antar provinsi juga akan meningkatkan tensi pertandingan.
Potensi Prestasi Nasional
Dengan partisipasi atlet-atlet muda dari berbagai daerah, PON Bela Diri 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pengembangan bakat. Banyak atlet yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung tim nasional dalam waktu dekat.
Pelatih dan official juga turut serta dalam mengawasi proses seleksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa atlet yang dipilih benar-benar memiliki potensi dan kemampuan yang mumpuni untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Harapan untuk Hari Terakhir
Di hari terakhir PON Bela Diri 2025, masyarakat dan pecinta olahraga menantikan pertandingan-pertandingan yang seru dan menegangkan. Dengan semangat yang tinggi, atlet-atlet dari berbagai provinsi akan berusaha memberikan yang terbaik agar bisa meraih medali dan membawa nama daerahnya.
Seluruh rangkaian acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga bela diri di Indonesia.