
Kasus Penipuan Uang di Brankas Perusahaan Mataram
Seorang pria berinisial IGMJ alias Galih nekat melakukan tindakan tidak terpuji dengan mengganti uang asli milik perusahaan dengan uang mainan yang disimpannya sendiri di dalam brankas kantor di Kota Mataram. Akibat perbuatannya, perusahaan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kasus ini terungkap setelah pihak perusahaan mencurigai adanya kejanggalan ketika kasir menemukan lembaran uang pecahan Rp1.000 di dalam brankas, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan bersama manajer, dan ditemukan bahwa sebagian besar uang di dalam brankas merupakan uang mainan pecahan Rp100.000.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut catatan keuangan perusahaan, jumlah uang asli yang seharusnya tersimpan mencapai ratusan juta rupiah, namun kini hanya tersisa sekitar Rp60 juta. Merasa dirugikan, pihak perusahaan segera melapor ke Polresta Mataram.
Unit Jatanras Satreskrim Polresta Mataram langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.K melalui Kanit Jatanras Iptu Lalu Arfi Kusna Raharja membenarkan penangkapan terhadap pelaku.
“Benar, kami telah mengamankan salah satu karyawan perusahaan di Mataram atas dugaan pencurian uang di dalam brankas kantor. Modusnya, pelaku menukar uang asli dengan uang mainan miliknya,” ungkap Iptu Arfi saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan pelaku di sekitar brankas. Berdasarkan bukti tersebut, petugas berhasil mengamankan IGMJ alias Galih tanpa perlawanan. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Petugas juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang turut membantu atau mengetahui aksi ini.
Polisi juga mengimbau masyarakat serta pelaku usaha agar lebih waspada terhadap peredaran uang mainan maupun uang palsu, serta memperkuat sistem pengawasan terhadap karyawan yang memiliki akses langsung ke brankas atau kas perusahaan.
Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Pihak Perusahaan
- Pemeriksaan Berkala: Perusahaan melakukan pemeriksaan berkala terhadap isi brankas guna memastikan keamanan uang yang tersimpan.
- Penyelidikan Internal: Setelah menemukan kejanggalan, pihak perusahaan melakukan penyelidikan internal untuk mencari tahu penyebab adanya uang mainan di dalam brankas.
- Pelaporan ke Pihak Berwajib: Dengan merasa dirugikan, perusahaan segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tindakan yang Diambil oleh Polisi
- Penyelidikan Cepat: Unit Jatanras Satreskrim Polresta Mataram langsung bertindak cepat setelah menerima laporan dari perusahaan.
- Pengumpulan Bukti: Petugas mengumpulkan bukti-bukti seperti rekaman CCTV untuk memperkuat proses penyelidikan.
- Pengamanan Pelaku: Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan setelah bukti cukup kuat ditemukan.
Imbauan dari Pihak Kepolisian
- Waspada terhadap Uang Mainan: Masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk lebih waspada terhadap peredaran uang mainan yang bisa saja digunakan untuk kejahatan.
- Perkuat Pengawasan: Perusahaan diminta untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap karyawan yang memiliki akses langsung ke brankas atau kas perusahaan.
- Laporan Segera: Jika menemukan hal-hal mencurigakan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan ke pihak berwajib.