
Kebakaran Usaha Jamur Tiram di Kediri Dipicu Pembakaran Kayu
Kebakaran yang terjadi di sebuah usaha jamur tiram di Desa Tegalan, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, dipicu oleh aktivitas pembakaran kayu yang tidak terkontrol. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Lokasi dan Waktu Kejadian
Kebakaran terjadi di lokasi usaha jamur milik seorang warga yang berada di RT 20 RW 00 Dusun/Desa Tegalan, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Peristiwa ini berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 14.55 WIB. Api dengan cepat membesar karena material di dalam kandang jamur mudah terbakar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kronologi Kebakaran
Berdasarkan laporan dari petugas pemadam kebakaran, api pertama kali muncul akibat aktivitas pembakaran tumpukan kayu di sekitar lokasi usaha. Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang membakar tumpukan kayu di sisi lokasi usaha. Api kemudian merambat ke bangunan kandang jamur yang berada tidak jauh dari titik pembakaran.
"Material bangunan kandang jamur yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar area usaha," kata Kaleb saat dikonfirmasi.
Respons Petugas Pemadam Kebakaran
Setelah menerima laporan dari warga atas nama M Arifin pada pukul 14.46 WIB, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi dua menit kemudian. Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 14.55 WIB dan segera melakukan proses pemadaman.
Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran berkapasitas 2.500 liter air. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WIB sesuai dengan standar operasional prosedur.
Kerugian Materiil
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta. Namun demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset lainnya dengan nilai sekitar Rp 30 juta. "Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini," bebernya.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak Satpol PP Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran, terutama di dekat bangunan atau area usaha yang memiliki bahan mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Misal mau membakar sampah, usahakan jauh dari lokasi bangunan yang mudah terbakar," pesannya.
Langkah Pencegahan dan Edukasi
Selain itu, pihak terkait juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang cara aman dalam melakukan aktivitas pembakaran. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebakaran yang bisa berdampak pada kerugian materiil dan ancaman terhadap keselamatan.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin waspada dan sadar akan bahaya yang bisa timbul dari aktivitas yang tampaknya biasa seperti pembakaran kayu atau sampah.