Kebakaran Besar di Ruko Swalayan Senyum 5000, Sorong Membuat Warga Panik
Kebakaran yang terjadi di Ruko Swalayan Senyum 5000, Kilometer 9, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (17/12/2025) dini hari membuat warga sekitar kaget dan panik. Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 03.00 WIT, ketika suara teriakan dari warga membangunkan orang-orang yang sedang tidur.
Oktavianus Manik (40), seorang warga yang tinggal di kos-kosan di belakang ruko, menceritakan bahwa saat kejadian, api sudah besar dan menyebar ke bagian atas bangunan. Ia mengatakan kepada aiotrade bahwa keadaan sangat memprihatinkan karena jarak antara kos-kosan dengan gudang ruko hanya sekitar satu meter. Di sekitar lokasi, terdapat tiga bangunan kos-kosan yang dihuni oleh beberapa kepala keluarga.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kondisi ini membuat seluruh penghuni kos-kosan kalang kabut dan bergegas mencari tempat aman. "Semua orang teriak dan keluar. Tidak membawa apa-apa, yang penting selamatkan manusia dulu," ujar Oktavianus. Ia menyelamatkan dirinya sendiri bersama istri dan tiga anaknya, sementara sepeda motornya hanya bisa ditinggalkan.
Menurut Oktavianus, ia bersyukur karena tembok ruko yang roboh jatuh ke arah dalam, bukan ke arah kos-kosan dan rumah warga. Hal ini dinilai sebagai langkah yang tepat oleh petugas pemadam kebakaran Kota Sorong yang memprioritaskan penyelamatan rumah warga di belakang ruko.

Proses Pemadaman yang Berlangsung Lama
Ketua Regu 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sorong, Basirun, menjelaskan bahwa laporan awal kebakaran diterima dari masyarakat sekitar. "Laporan masuk sekitar 5-10 menit setelah kejadian. Dari situ kami segera bergerak ke lokasi," ujarnya kepada aiotrade sambil beristirahat di lokasi kejadian.
Basirun menyebutkan bahwa jarak tempuh menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 40 hingga 45 menit. "Yang bisa kami selamatkan saat itu baru lantai bawah dan rumah-rumah warga di sekitar lokasi, termasuk rumah kos di belakang serta bangunan di sekitar ruko," katanya. Ia juga menyebutkan bahwa api diduga berasal dari lantai tiga bangunan.
Selain swalayan, kobaran api juga merembet dan menghanguskan kantor Partai NasDem Papua Barat Daya yang menjadi satu kesatuan ruko. Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala utama berupa keterbatasan suplai air. Mobil pemadam harus bolak-balik mengisi air karena tidak ada unit tangki yang siaga di lokasi serta keterbatasan personel.
"Itu bikin waktu terbuang. Pengisian bisa 10 bahkan 20 menit," ucap Basirun. "Mobil tangki air tidak standby, jadi unit pemadam yang bolak-balik. Teman-teman di lapangan juga sudah sangat kelelahan."
Air diambil dari tangki penyimpanan di kawasan Jalan Victoria, Gunung Jupri (KM.10), serta memanfaatkan bak air di sekitar ruko untuk membantu proses pendinginan. Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Sorong mengerahkan 12 tangki air dengan kapasitas empat ton per tangki.