Kebakaran Palmerah Diduga Akibat Kabel SUTET Putus di Atas Rumah Warga

admin.aiotrade 17 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Kebakaran Palmerah Diduga Akibat Kabel SUTET Putus di Atas Rumah Warga


Sebanyak 50 rumah di Jalan Pelita VIII RT 09/RW 04, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat terbakar pada Minggu (16/11) sore. Warga setempat mendengar dentuman besar yang berasal dari kabel SUTET atau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi yang putus di atas rumah-rumah warga.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengatakan bahwa api pertama kali muncul pada Minggu (16/11) pukul 16.30 WIB.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa 50 rumah yang mengalami kebakaran berada di empat Rukun Tetangga atau RT, yakni RT 007, RT 008, RT 009, dan RT 010.

“Ada 100 kepala keluarga,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi atau Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (16/11).

Yohan menjelaskan bahwa kebakaran berhasil ditangani oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan alias Gulkarmat DKI, BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personil PSKB/Tagana Dinsos, personel kepolisian dan TNI pada Minggu (16/11) pukul 18.42 WIB.

“Untuk korban tercatat satu orang luka ringan karena tersetrum. Saat ini sudah ditangani oleh PMI,” katanya.

Selain itu, ada sekitar 350 orang yang mengungsi di Lapangan Taman Jati di wilayah RT 011/RW 04 Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.

“Dugaan penyebab kebakaran adanya korsleting listrik, sedangkan estimasi kerugian Rp 1,3 miliar,” kata Yohan.

Kebakaran juga melanda sebuah pemukiman warga di Gang Pelita 10, Jalan Tomang Banjir Kanal, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu sore. Sebanyak 20 unit pemadam dengan 100 personel dikerahkan.

Warga Mendengar Dentuman Sebelum Kebakaran di Palmerah

Warga setempat mendengar dentuman besar sebelum kebakaran melanda.

“Ternyata itu asalnya dari kabel SUTET, transmisi yang putus di RT 6, di atas rumah warga. Putus, terus mengarah ke sini. Tiba-tiba asap membesar dari rumah warga di RT 9,” kata Ketua RW 04 Kelurahan Jati Pulo Maulana Sani kepada wartawan di Jakarta, Minggu (16/11).

Maulana menuturkan bahwa seketika itu kebakaran terjadi di sejumlah titik di lingkungan RW 04.

“Dari kabel, percikan apinya bikin kebakaran langsung di banyak titik,” kata dia. “Kami bingung menanganinya. Titiknya di mana-mana. Di sini dimatiin, di sana ada lagi.”

Maulana segera menghubungi PLN agar aliran listrik di wilayah tersebut dimatikan.

“Tolong pastikan kabel yang jatuh dan saat ini masih di atas rumah warga itu tidak ada aliran listriknya. Takutnya ada kebakaran susulan,” Maulana menambahkan.

Ia menyampaikan bahwa tidak ada barang yang bisa diselamatkan oleh warga yang terkena dampak kebakaran.

“Kalau dari bawah (asal kebakaran), kami masih bisa menyelamatkan barang. Ini tidak. (Kebakaran) langsung banyak dan besar,” katanya.

Proses Penanganan Kebakaran

Tim penanggulangan bencana bekerja cepat untuk memadamkan api yang menyebar secara cepat. Berbagai instansi seperti Gulkarmat DKI, BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, serta personel kepolisian dan TNI turut serta dalam upaya penanggulangan.

Korban luka ringan akibat tersengat listrik telah ditangani oleh PMI. Sementara itu, warga yang terdampak kebakaran dievakuasi ke lapangan taman sebagai tempat pengungsian sementara.

Penyebab Kebakaran

Menurut data yang dirilis oleh BPBD DKI Jakarta, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp 1,3 miliar, yang mencakup kerusakan pada 50 rumah warga.

Tindakan Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat

Kebakaran ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kabel listrik yang rusak atau korsleting.

Beberapa warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kondisi kabel SUTET yang terletak di atas permukiman penduduk.

“Kami hanya bisa berharap agar pihak terkait segera memperbaiki infrastruktur listrik yang rawan,” ujar salah satu warga.

Kebakaran ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menangani bencana, serta perlunya peningkatan pemahaman masyarakat tentang cara menghadapi situasi darurat.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan