Kebocoran Informasi Kampus Udayana: Fakta Baru dari Ayah Timmy tentang CCTV Lantai 4

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 22x dilihat
Kebocoran Informasi Kampus Udayana: Fakta Baru dari Ayah Timmy tentang CCTV Lantai 4
Kebocoran Informasi Kampus Udayana: Fakta Baru dari Ayah Timmy tentang CCTV Lantai 4

Penyebab Kematian Timothy Anugerah Saputra Masih Mencurigakan

Kasus kematian Timothy Anugerah Saputra (22 tahun) yang ditemukan terjatuh dari lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana Bali masih menjadi misteri. Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian tersebut belum bisa diungkap. Rekaman CCTV yang seharusnya merekam detik-detik kejadian justru tidak tersedia.

Pihak kampus menyatakan bahwa di lantai 4 Gedung FISIP tidak terdapat kamera pengawas. Namun, hal ini bertentangan dengan informasi yang diperoleh oleh ayah korban, Lukas Triana Putra. Ia menemukan kamera CCTV yang terpasang di lantai 4 setelah melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi kejadian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pernyataan Ayah Korban

Lukas mengungkapkan bahwa ia merasa tidak puas dengan penjelasan pihak kampus. Ia mempertanyakan alasan mengapa CCTV di lantai 4 tidak ada. Menurutnya, di setiap sudut Gedung FISIP terpasang kamera pengawas. Ia juga menilai bahwa pintu masuk tempat anaknya jatuh seharusnya memiliki saksi mata karena waktu kejadian berada pada jam sibuk.

Timmy ditemukan terjatuh di Gedung FISIP Unud pada pukul 09.00 WIB, Rabu (15/10/2025). Saat itu, ia masih dalam kondisi bernyawa dan dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa Timmy tidak tertolong.

Peristiwa Bullying Mahasiswa

Setelah kematiannya, banyak mahasiswa yang diketahui melakukan bullying terhadap Timmy. Hal ini memunculkan asumsi bahwa selama masa kuliah, ia mungkin mengalami perlakuan tidak adil. Oleh karena itu, Lukas memutuskan untuk memeriksa langsung kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari kejelasan.

Menurut Lukas, pihak universitas memberikan alasan bahwa lantai 4 sedang dalam proses renovasi sehingga CCTV tidak terpasang. Namun, setelah dicek, ia menemukan kamera CCTV di lantai 4. Meski begitu, ia tidak yakin apakah kamera tersebut masih berfungsi atau tidak.

Penjelasan Polisi

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi menjelaskan hasil olah TKP kasus kematian Timothy Anugerah Saputra. Menurutnya, CCTV di lantai 4 rusak. Pihak kampus memberi keterangan bahwa kerusakan CCTV di lantai 4 terjadi sejak tahun 2023.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak kampus juga, itu rusaknya CCTV di lantai 4 itu diperkirakan dari sekitaran tahun 2023," katanya.

CCTV yang berada di loby utama ternyata berhasil merekam kejadian saat Timmy masuk ke gedung. Rekaman tersebut juga menunjukkan saat korban terjatuh. Namun, rekaman CCTV di lantai 4 tidak tersedia karena rusak.

Tindakan Lanjutan

Lukas memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ia percaya bahwa hanya lewat tindakan hukum, kejelasan tentang penyebab kematian anaknya dapat ditemukan.

"








"

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan