Kebumen Terpilih sebagai Kabupaten Paling Informatif di Jawa Tengah

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 17x dilihat
Kebumen Terpilih sebagai Kabupaten Paling Informatif di Jawa Tengah
Kebumen Terpilih sebagai Kabupaten Paling Informatif di Jawa Tengah

Pemkab Kebumen Meraih Penghargaan Kabupaten Informatif Terbaik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kembali menunjukkan komitmennya terhadap transparansi publik dengan meraih penghargaan sebagai Kabupaten Informatif Terbaik dalam Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025. Acara ini diselenggarakan di Patra Semarang Hotel pada Selasa, 16 Desember 2025.

Hasil monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah menempatkan Kabupaten Kebumen di peringkat ke-8 dengan perolehan nilai tinggi, yaitu 93,64. Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekda Edi Rianto mewakili Bupati Lilis Nuryani. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Jawa Tengah, Setiadi, didampingi Nanik Qosidah dari APINDO Jawa Tengah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada badan publik yang secara konsisten mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi yang berkualitas dan informatif bagi masyarakat. Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, melaporkan bahwa hasil Monev tahun 2025 menunjukkan ada 82 badan publik yang berhasil meraih predikat informatif.

"Capaian ini terdiri dari 22 kabupaten/kota, 26 SKPD provinsi, 17 RSUD kabupaten/kota, tujuh rumah sakit umum milik pemerintah provinsi, 5 badan vertikal, satu Pengadilan Agama kabupaten/kota, 2 BPS Kabupaten/Kota, serta 2 BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," jelas Indra.

Selain itu, terdapat 34 badan publik yang masuk kategori "Menuju Informatif," yang menurut Indra, harus terus didorong. Ia berharap pada tahun mendatang, jumlah badan publik informatif dapat meningkat demi menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka dan transparan, sehingga menumbuhkan kepercayaan masyarakat Jawa Tengah.

Peran Undang-Undang dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, dalam sambutannya menegaskan bahwa Monev Badan Publik adalah program prioritas yang merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. "UU 14/2008 memberikan kesempatan kepada publik untuk tahu semua informasi di badan publik," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun begitu, terdapat informasi yang dikecualikan dan harus melalui uji konsekuensi untuk memastikan manfaatnya lebih besar daripada mudaratnya jika dibuka. Dengan demikian, penerapan undang-undang ini harus dilakukan dengan hati-hati dan bijaksana.

Peran Gubernur dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa birokrasi harus menjadi birokrasi yang melayani untuk menciptakan kepercayaan masyarakat. "Kunci dari pelayanan publik adalah komunikasi. Seluruh OPD, dinas, dan pejabat harus mempunyai fungsi melayani yang setara, tidak ada jarak. Apapun bentuk keterbukaan informasi akan diterima masyarakat jika ada kepercayaan," tegas Gubernur Luthfi.

Pernyataan ini menunjukkan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari proses pemerintahan yang demokratis dan akuntabel. Dengan adanya penghargaan ini, Pemkab Kebumen membuktikan bahwa ia telah menjalankan prinsip-prinsip tersebut secara konsisten.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski telah meraih penghargaan, Pemkab Kebumen tetap menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi transparansi informasi. Diperlukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan kualitas layanan informasi dan memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat mengakses informasi yang relevan dan bermanfaat.

Banyak peluang juga terbuka bagi Pemkab Kebumen untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga-lembaga independen dan organisasi masyarakat, Pemkab Kebumen dapat menjadi contoh yang baik dalam penerapan keterbukaan informasi publik.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan