Kecelakaan Maut di Jalur Pantura, Truk Seruduk Petugas PLN, 2 Tewas

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Kecelakaan Maut di Jalur Pantura, Truk Seruduk Petugas PLN, 2 Tewas
Kecelakaan Maut di Jalur Pantura, Truk Seruduk Petugas PLN, 2 Tewas

Truk Tronton Menabrak Enam Kendaraan PLN, Dua Petugas Tewas di Tempat

Pada malam hari tanggal 16 Oktober 2025, sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Palimanan–Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Kejadian ini menimpa enam kendaraan yang digunakan oleh petugas PLN saat sedang melakukan tugas di pinggir jalan. Akibatnya, dua orang petugas PLN meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Raya Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Saat itu, truk tronton dengan nomor polisi S 8871 UE melaju dari arah Palimanan menuju Arjawinangun. Tiba-tiba, truk tersebut menabrak tiga mobil dan tiga sepeda motor milik petugas PLN yang sedang melakukan pencarian titik gangguan jaringan listrik di bahu jalan.

Menurut informasi yang diperoleh, truk tronton diduga dikemudikan dengan kurang hati-hati. Kasubnit I Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Mei Hadi Kusuma, menyampaikan bahwa kondisi jalan di lokasi kejadian baik dan lurus dengan aspal mulus serta cuaca cerah. Namun, kelalaian pengemudi menjadi faktor utama kecelakaan beruntun ini.

"Hasil olah TKP menunjukkan jalan dalam kondisi bagus, tidak licin dan tidak hujan. Cuaca cerah. Hanya saja, pengemudi truk kurang waspada," ujar Iptu Mei.

Dua korban yang meninggal dunia adalah Jakaria (35), warga Desa Kroya, Kecamatan Panguragan, dan Ahmad Shobirin (30), warga Desa Warujaya, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Sementara dua korban luka yaitu Arif Zaenudin (32) dan Bakirudin (24), keduanya juga merupakan pekerja PLN, segera dilarikan ke RSUD Arjawinangun untuk mendapatkan perawatan medis.

Anom, yang merujuk pada data kecelakaan, menyebutkan bahwa total ada tujuh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Terdiri dari tiga mobil PLN, satu pikap, dan tiga sepeda motor. Seluruh kendaraan kini diamankan di Mako Polsek Arjawinangun sebagai barang bukti.

"Semua barang bukti sudah kami amankan, termasuk truk tronton yang menjadi penyebab utama kecelakaan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 100 juta," jelas Anom.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk rekan kerja korban yang selamat. Pengemudi truk tronton berinisial DTW (46), warga Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini tengah dimintai keterangan oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon.

"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi. Untuk sementara, kecelakaan ini murni akibat kelalaian manusia," katanya.

Suasana duka menyelimuti rekan-rekan sesama petugas PLN yang malam itu turut berada di lokasi. Mereka tak menyangka kegiatan rutin mencari titik gangguan jaringan listrik berujung tragedi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan