Kecelakaan Maut di Jombang, Truk Tabrak Kendaraan Mogok, Satu Tewas

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 13x dilihat
Kecelakaan Maut di Jombang, Truk Tabrak Kendaraan Mogok, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Jombang, Truk Tabrak Kendaraan Mogok, Satu Tewas

Kecelakaan Maut di Jombang Libatkan Dua Truk

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kali ini, kecelakaan melibatkan dua truk yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, pada Selasa, 11 November 2025, malam hari.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat truk Isuzu AD 9651 AB yang melaju dari arah timur ke barat menabrak truk box Toyota M 8748 GD yang sedang berhenti di bahu kiri jalan karena mengalami kerusakan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pengemudi truk Isuzu, Doni Febriato Saputro (25), warga Gandekan, Jebres, Surakarta, tidak mengalami luka. Namun, penumpangnya, Rivan Nur Alif (25), yang juga berasal dari Gandekan, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras. Sementara itu, pengemudi truk box, Alexando Rudy Hartono C. (54), warga Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena truk box dalam kondisi mogok dan berhenti di sisi kiri jalan tanpa memberikan tanda peringatan lengkap, sehingga tertabrak truk Isuzu yang melaju dari arah timur. Meski demikian, penyidik unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian dan kondisi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Petugas juga memeriksa dua saksi yang berada di lokasi kejadian, yaitu Misman (60) dan Arista (36), keduanya warga Desa Bandar Kedungmulyo. Menurut Ipda Siswanto, penyebab utama terjadinya kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan

Setelah kecelakaan terjadi, petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengevakuasi korban. Korban meninggal dunia, Rivan Nur Alif, dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, para pengemudi dan saksi diperiksa sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada faktor teknis atau kesalahan pengemudi yang menyebabkan kecelakaan. Dalam hal ini, truk box yang mogok dan berhenti di bahu jalan tanpa memberikan tanda peringatan menjadi fokus utama penyelidikan.

Kepolisian juga meminta keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Misman dan Arista, dua saksi yang diperiksa, memberikan informasi tentang kondisi jalan dan keadaan kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Informasi ini akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.

Langkah Pencegahan dan Kesadaran Berkendara

Kecelakaan lalu lintas seperti ini sering kali menjadi peringatan bagi pengemudi dan pengguna jalan untuk lebih waspada dan mematuhi aturan lalu lintas. Salah satu langkah pencegahan yang penting adalah memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan siap pakai sebelum digunakan. Selain itu, pengemudi harus selalu memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar, terutama saat berkendara di jalur yang padat atau berpotensi berbahaya.

Selain itu, pengemudi juga harus membiasakan diri untuk memberikan tanda peringatan ketika kendaraan mengalami gangguan atau mogok. Hal ini dapat membantu pengemudi lain untuk menghindari kemungkinan tabrakan. Kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam berkendara sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan