Kecelakaan Pertama di Dunia, Korban Tewas Ditabrak Mobil 6 Km/jam

admin.aiotrade 18 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Kecelakaan Pertama di Dunia, Korban Tewas Ditabrak Mobil 6 Km/jam


Kecelakaan lalu lintas kini menjadi hal yang biasa terjadi di berbagai belahan dunia. Setiap pengguna jalan, baik itu pengemudi maupun pejalan kaki, memiliki risiko untuk menjadi korban kecelakaan. Namun, apakah Anda tahu siapa orang pertama yang tercatat dalam sejarah sebagai korban kecelakaan akibat berkendara?

Menurut catatan Guiness World Records, Mary Ward adalah orang pertama yang meninggal karena kecelakaan mobil pada 31 Agustus 1869 di Irlandia. Saat itu, Ward sedang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bertenaga uap di jalanan berbatu dengan kecepatan rendah sekitar 5 hingga 6 km/jam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sayangnya, saat melewati tikungan menuju Jalan Cumberland dekat Parsonstown, Ward terpental dan jatuh dari kursi penumpang. Ia kemudian terlindas roda kendaraan tersebut, sehingga mengalami cedera parah pada bagian leher. Ia meninggal di tempat kejadian dan peristiwa ini tercatat sebagai kematian pertama akibat kendaraan bermotor dalam sejarah manusia.


Beberapa tahun setelahnya, pada 17 Agustus 1896, Bridget Driscoll menjadi korban pertama yang ditabrak oleh kendaraan. Peristiwa ini terjadi di Inggris, tepatnya di dekat Crystal Palace. Driscoll, seorang ibu rumah tangga asal London Selatan, sedang bepergian bersama putrinya, May (16 tahun), dan asisten rumah tangga, Florence Ashmore. Tujuan mereka adalah menghadiri pesta Liga Salib Katolik.

Saat menyebrang jalan, Driscoll tertabrak oleh mobil yang melaju dengan kecepatan 6,5 km/jam. Mobil yang menabraknya adalah sebuah Roger-Benz yang dikemudikan oleh Arthur Edsell, seorang remaja berusia 20 tahun yang bekerja di pabrikan mobil.


Roger-Benz merupakan salah satu mobil yang dipamerkan dalam pameran otomotif di London, tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Ironisnya, Driscoll hadir di sana untuk menghadiri pesta yang berlangsung bersamaan dengan pameran tersebut.

Edsell telah memodifikasi mobilnya agar mampu mencapai kecepatan maksimal 13 km/jam. Pada masa itu, jumlah kendaraan di Inggris masih sangat sedikit. Edsell mengklaim bahwa laju kendaraannya aman. Saat itu, petugas bendera yang biasanya ditempatkan di depan mobil untuk mengizinkan melintas baru saja dihapuskan.


Sebagai saksi mata, Ashmore mengatakan bahwa mobil yang dikemudikan Edsell melaju dengan kecepatan tinggi, mirip seperti mobil pemadam kebakaran atau kuda yang berlari kencang. Ia juga menyebutkan bahwa Edsell tampak tidak stabil saat mengemudi dan sempat berteriak “mundur” sambil membunyikan bel.

May, putri Driscoll, juga memberikan kesaksian. Menurutnya, pengemudi mobil tersebut tidak menguasai kendaraannya. Mobil yang dikendarai Edsell disebut bergerak zig-zag ketika melintasi jalan raya.

Tidak ada kemarahan terhadap peristiwa yang menimpa Driscoll. Hakim setempat memutuskan bahwa kematian Driscoll murni akibat kecelakaan. Hasil persidangan menunjukkan bahwa Edsell baru saja mengemudi selama tiga minggu tanpa lisensi dan belum memahami aturan lalu lintas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan