Kegiatan Belajar Mengajar SMA 72 Jakarta Masih Online Pasca Ledakan

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Kegiatan Belajar Mengajar SMA 72 Jakarta Masih Online Pasca Ledakan
Kegiatan Belajar Mengajar SMA 72 Jakarta Masih Online Pasca Ledakan

Kegiatan Belajar di SMA 72 Jakarta Masih Dilakukan Secara Daring

Pada Rabu (12/11/2025), kegiatan belajar mengajar di SMA 72 Jakarta masih dilakukan secara daring. Hal ini dilakukan setelah terjadinya ledakan yang menimpa area masjid sekolah pada Jumat (7/11/2025). Saat ini, suasana sekolah terlihat sepi dari aktivitas para siswa.

Di balik pagar sekolah tersebut, terlihat lima orang sedang duduk di kursi sembari berbincang. Dua di antaranya menggunakan seragam berwarna biru khas Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL). Di halaman sekolah juga terlihat sejumlah kendaraan motor terparkir. Salah satu kendaraan motor berwarna putih terdapat tulisan "Polisi Militer" di bagian luar sekolah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa pengendara yang melintas di depan sekolah sempat menengok ke area dalam. Beberapa saat kemudian, sebuah meja dikeluarkan ke depan gerbang sekolah dan dipasang pula sebuah tenda kecil berwarna biru. Meja dan tenda tersebut diperuntukkan bagi sejumlah orang yang mencoba untuk masuk ke dalam sekolah.

Beberapa kali, sejumlah guru keluar dari gerbang sekolah dan beberapa diantaranya kembali membawa plastik bening berisikan gorengan dan kue basah. Salah seorang guru mengakui proses belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta masih dilakukan secara daring.

"Masih (daring)," ucapnya saat ditanyai oleh media pada Rabu pagi. Mengenai kapan dimulainya pembelajaran secara luring, ia tidak bisa memberi kepastian. "Tanya langsung dinas (pendidikan) saja," ujarnya.

Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Sebelumnya, ledakan terjadi di masjid sekolah SMAN 72 Jakarta pada pukul 12.15 WIB pada Jumat (7/11/2025). Ledakan terdengar saat siswa dan guru sedang melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah, yang berada dalam kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading itu.

Keterangan saksi menyebutkan, suara ledakan pertama terdengar ketika khotbah sedang berlangsung, lalu disusul suara ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda. Ledakan itu mengakibatkan 96 orang luka-luka.

Penyelidikan awal kepolisian menunjukkan pelaku diduga merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut. Siswa itu sebelumnya dikabarkan mengalami perundungan yang diduga menjadi salah satu latar belakang aksinya.

Pada Selasa sore, Polda Metro Jaya memastikan pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta tidak memiliki keterkaitan dengan jaringan teror mana pun. "Tindakan dilakukan secara mandiri, tanpa keterkaitan dengan jaringan teror tertentu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers, Selasa.

Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku merupakan anak di bawah umur yang masih berstatus sebagai siswa aktif di SMAN 72 Jakarta. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan, pelaku merasa kesepian dan tidak memiliki teman yang bisa dijadikan tempat curhat.

"Dia merasa tidak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesahnya, baik itu di lingkungan keluarga, kemudian di lingkungannya itu sendiri, maupun di lingkungan sekolah," ujar Iman. Akibatnya, terduga pelaku peledakan memupuk rasa marah terhadap semua orang. Ia juga kerap menyendiri dan menjauh dari orang-orang di sekitarnya.

Dari tumpukan perasaan marah itu, ABH lantas mencari pelampiasan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan