
Kisah Melda Safitri: Dari Cinta Hingga Diceraikan Setelah Suami Lulus PPPK
Melda Safitri, seorang wanita asal Banda Aceh yang berusia 33 tahun, menjadi sorotan setelah kisah rumah tangganya dengan suaminya, JS, terungkap. Peristiwa ini terjadi setelah JS lulus sebagai pegawai pemerintahan di Aceh Singkil sebagai Satpol PP. Tak disangka, kebahagiaan yang sempat dirasakan oleh Melda justru berakhir dengan ditalak sang suami dua hari sebelum pelantikannya pada 17 Agustus 2025.
Hati Melda terluka saat ditalak pada 15 Agustus 2025. Ia bahkan sempat bersusah payah berjualan sayur dari pagi hingga sore agar bisa menabung dan membelikan seragam korpri untuk suaminya. Namun, nasib tak mengizinkan. Setelah suaminya lolos PPPK, Melda malah diceraikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Atas pengalaman tersebut, Melda menceritakan awal mula perkenalannya dengan JS dalam sebuah podcast yang dihadiri oleh Denny Sumargo. Menurutnya, mereka pertama kali bertemu pada tahun 2017. Saat pacaran, hubungan mereka lebih banyak dilakukan secara jarak jauh karena Melda tinggal di Banda Aceh sementara JS berada di Aceh Singkil.
"Kami lebih sering jarak jauh. Saya di Banda, dia di Aceh Singkil," ujar Melda.
Denny Sumargo penasaran dengan alasan Melda mau menikah dengan JS. Ia menjelaskan bahwa ia terlanjur sayang dengan JS. "Kamu yakin nikah sama dia itu apa?" tanya Densu. Melda menjawab bahwa ia mencintai JS karena ia baik dan perhatian. Meski begitu, ia merasa ada sesuatu yang tidak enak.
Alasan Melda menyukai JS adalah karena JS selalu datang ke rumahnya dengan niat serius. Sebelumnya, Melda sering dikecewakan oleh para pria. Akhirnya, ia yakin menjalin hubungan serius dengan JS setelah empat bulan kenalan. Setelah itu, mereka tunangan selama tiga tahun sebelum akhirnya menikah pada tahun 2020.
Sebelum menikah, Melda mengaku sempat mendapatkan firasat buruk. Hal ini berkaitan dengan restu dari orangtua JS yang sulit ia dapatkan. Orangtua JS ternyata tidak merestui pernikahan mereka. "Bukan dari orangtua saya, orangtua dia kurang merestui. Saya enggak tahu dari mananya," kata Melda.
Firasat buruk Melda semakin menjadi-jadi saat acara pernikahannya dengan JS. Pesta pernikahan hanya dihadiri keluarga Melda saja, sedangkan JS tidak hadir. Selain itu, Melda juga diperingatkan oleh keluarganya soal sosok mertua. Ia menjelaskan bahwa ia tidak dekat dengan mertua, namun ia tetap menjaga jarak agar tidak terlalu dekat maupun jauh.
Dan benar saja, setelah lima tahun menikah, firasat Melda itu jadi kenyataan. Ia mendadak diceraikan JS usai dikaruniai dua orang anak. Selama menikah dengan JS, hatinya gundah karena tidak bahagia. "Saya merasa kurang diperhatiin, terlalu cuek. Abis itu didorong oleh faktor ekonomi. Kami jarang ngobrol antar bedua, kami itu sering kalau dia pulang ke rumah, makan ya udah, ngobrol biasa aja, habis itu main handphone. Saya pun menyesuaikan juga, begitu saya lelah kerja, saya tidur," ungkap Melda sembari menahan tangis.
Perjalanan hidup Melda menjadi pelajaran bagi banyak orang tentang pentingnya kejujuran dan keseriusan dalam sebuah hubungan. Meskipun kisahnya menyedihkan, ia tetap berusaha bangkit dan melanjutkan hidup dengan optimis.