Kemenbud Mengenang Ki Anom Suroto, Pemberi Ilmu yang Dermawan

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 13x dilihat
Kemenbud Mengenang Ki Anom Suroto, Pemberi Ilmu yang Dermawan

Peran Ki Anom Suroto dalam Dunia Seni dan Budaya

Ki Anom Suroto, seorang dalang legendaris yang telah meninggal dunia, dikenang sebagai sosok yang sangat murah hati dalam berbagi ilmu kepada generasi muda. Kementerian Kebudayaan mengapresiasi dedikasinya terhadap seni dan budaya Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi dari Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan, menyampaikan bahwa Ki Anom Suroto selalu bersedia membagikan pengetahuannya kepada junior-juniornya. "Dalam bidang ilmu, beliau sangat dermawan membagi ilmu kepada junior-juniornya," ujarnya.

Selain itu, Ki Anom Suroto juga dikenal sebagai pendakwah ulung yang menyampaikan syiar Islam melalui karya seninya. Salah satu contohnya adalah lagu ciptaannya, "Pepiling", yang memiliki nuansa agamis Islam. "Seperti lagu ciptaannya, 'Pepiling' sangat bernuansa agamis Islam," tambah Restu.

Dedikasi Terhadap Seni

Nama lengkap Ki Anom Suroto adalah Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro. Dalam pandangan Restu, ia merupakan sosok yang sangat mendedikasikan diri bagi kemajuan seni di dalam negeri. Hal ini terlihat dari kehadirannya dalam perayaan Hari Kebudayaan di Yogyakarta, sebelum dikabarkan sakit.

"Belum lama ini waktu perayaan hari kebudayaan di Yogyakarta, 17 Oktober masih menyempatkan pementasan wayang kulit. Pengabdiannya sepanjang hidupnya adalah untuk seni," ujar Restu.

Kematian Ki Anom Suroto

Ki Anom Suroto meninggal dunia akibat serangan jantung setelah sempat dirawat di Rumah Sakit dr Oen Kandang Sapi, Jawa Tengah. Ia wafat pada pukul 07.00 WIB, Kamis (23/10/2025).

Putra Ki Anom Suroto, Jatmiko, mengatakan bahwa ayahnya sudah dirawat di rumah sakit sejak lima hari lalu. Saat itu, Anom Suroto terpaksa dibawa ke RS karena mengalami serangan jantung.

Sebelum meninggal, Jatmiko mengaku diberi pesan dari ayahnya agar selalu menjaga kerukunan keluarga. "Kemarin sempat berkomunikasi, kami anak-anaknya diminta melanjutkan perjalanan bapak. Harus rukun, nggak boleh ada yang berkelahi," katanya.

Warisan dan Pesan Ki Anom Suroto

Ki Ageng Anom Suroto Lebdo Nagoro meninggal di usia 77 tahun. Sang maestro dalang tidak hanya dikenal dalam kepiawaiannya, tetapi juga sering menyerukan perlunya pelestarian seni pewayangan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah maupun masyarakat.

Keberadaannya memberikan dampak besar dalam pengembangan seni pewayangan di Indonesia. Pernyataan dan karya-karyanya menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin menjaga dan melestarikan seni tradisional ini.

Penutup

Kehidupan Ki Anom Suroto mencerminkan semangat pengabdian dan dedikasi terhadap seni serta budaya. Melalui karya-karyanya, ia membuktikan bahwa seni bisa menjadi sarana penyampaian nilai-nilai spiritual dan moral. Dengan kematian yang mendadak, ia meninggalkan warisan yang akan terus diingat oleh masyarakat Indonesia.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan