Kemendikdasmen Bantu Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Kemendikdasmen Bantu Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Memberikan Layanan Psikososial

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan segera memberikan layanan psikososial kepada para siswa yang menjadi korban, guru, serta seluruh warga sekolah. Langkah ini akan dimulai pada hari Senin (10/11/2025), setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan kunjungan ke para korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada Minggu (9/11/2025), Mu'ti mengunjungi para korban dan berinteraksi langsung dengan mereka. Ia menyampaikan semangat motivasi agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan membaik. "Tentunya, Kemendikdasmen akan bergerak cepat mulai hari Senin akan memberikan layanan psikososial kepada para murid yang menjadi korban, guru, dan semua warga sekolah," ujar Mu'ti.

Mu'ti juga menekankan pentingnya semangat dan ketabahan dalam menghadapi situasi sulit. Ia meminta para korban untuk tetap optimis menjalani proses pemulihan, belajar, dan tidak takut kembali beribadah di masjid. "Puji syukur hari ini saya dapat menjenguk para korban ledakan SMA Negeri 72. Setelah tadi melihat kondisi mereka, saya salut dan bangga bahwa mereka punya kekuatan mental dan ketabahan dalam menghadapi peristiwa ini," katanya.

Evaluasi Bersama untuk Meningkatkan Keamanan Sekolah

Peristiwa di SMA Negeri 72 Jakarta menjadi evaluasi bersama bagi pihak terkait dalam memperkuat kebijakan pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah. Saat ini, Kemendikdasmen sedang fokus pada penyusunan konsep sekolah aman yang bebas dari kekerasan dalam lingkungan belajar.

"Kami masih berproses untuk mengeluarkan peraturan menteri terkait sekolah aman, bebas dari kekerasan dalam lingkungan belajar," jelas Mu'ti. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan bisa menjadi pedoman bagi sekolah-sekolah dalam menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi siswa dan staf.

Perubahan Paradigma Pendidikan yang Lebih Humanis

Selain itu, Mu'ti mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma pendidikan menjadi lebih humanis, komprehensif, dan partisipatif. Ia menilai pendidikan harus mampu menjawab berbagai kebutuhan siswa secara holistik, baik secara akademik maupun non-akademik.

Dalam hal ini, peran guru sangat penting sebagai pendamping siswa. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi penasehat secara psikologis, sosial, spiritual, serta penghubung antara sekolah dan orang tua. "Kami juga mengajak kepada seluruh pihak untuk mengubah paradigma pendidikan menjadi lebih humanis, komprehensif, dan partisipatif," tambah Mu'ti.

Langkah Konkret untuk Memastikan Kesejahteraan Siswa

Dengan langkah-langkah tersebut, Kemendikdasmen berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap siswa merasa aman, didukung, dan diberdayakan dalam proses belajar. Selain itu, upaya penguatan sistem pendidikan juga dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Beberapa langkah yang direncanakan termasuk pelatihan guru, penguatan kerjasama dengan keluarga, serta penerapan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Dengan demikian, pendidikan di Indonesia akan semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan