Kemenhub Cek Kelaikan 85 Bus, 7 Tidak Layak Jalan

admin.aiotrade 21 Des 2025 2 menit 17x dilihat
Kemenhub Cek Kelaikan 85 Bus, 7 Tidak Layak Jalan

Pemeriksaan Keselamatan Armada Bus di Rest Area KM 45A

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan terhadap 85 unit armada bus di tempat istirahat atau rest area KM 45A Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengungkapkan bahwa inspeksi tersebut berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 20 hingga 21 Desember 2025. Dari 85 unit bus yang diperiksa, sebanyak 58 bus dinyatakan memenuhi aspek administrasi serta kelaikan teknis laik jalan. Sementara itu, 27 kendaraan lainnya ditemukan melanggar aturan.

Pelanggaran yang Ditemukan

Dari 27 kendaraan yang melanggar, tujuh unit armada bus tidak laik jalan karena masa uji berkala sudah habis. Selain itu, 12 kendaraan Kartu Pengawasan (KP) sudah tidak aktif, dan 16 kendaraan tidak berizin karena tidak memiliki KP. Delapan dari 27 kendaraan tersebut bahkan melanggar lebih dari satu jenis pelanggaran.

Kemenhub menindak pelanggaran tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, mulai dari teguran, penilangan, hingga penghentian operasional sementara. Selain itu, Kemenhub juga menyediakan bus pengganti bagi kendaraan yang tidak laik jalan. Beberapa penumpang telah dialihkan ke bus pengganti.

Upaya Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan

Menurut Aan, tindakan ini dilakukan sebagai bentuk layanan Kementerian Perhubungan agar masyarakat dapat sampai tujuan dengan aman dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa kegiatan inspeksi keselamatan armada bus (ramp check) pada periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah dilakukan sejak 7 November 2025 dengan empat titik lokasi. Lokasi tersebut mencakup Terminal Tipe A, pool bus, jalan-jalan rawan kecelakaan menuju tempat wisata, dan tempat-tempat wisata.

Rest Area KM 45A Ciawi menjadi salah satu titik fokus pengawasan dan penindakan karena merupakan jalur menuju lokasi-lokasi wisata di daerah Puncak Bogor dan Sukabumi. Pengawasan meliputi pemeriksaan kelengkapan perizinan operasional kendaraan, kelaikan jalan (uji KIR), kepatuhan terhadap trayek, serta kelengkapan administrasi pengemudi. Petugas juga memastikan pemenuhan aspek keselamatan, seperti kondisi teknis kendaraan, kapasitas angkut, serta kesiapan pengemudi dalam melayani penumpang.

Permintaan kepada Operator dan Pengemudi

Aan meminta seluruh operator bus dan pengemudi angkutan orang untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Di antaranya, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, kondisi kesehatan pengemudi, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ia menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa libur panjang sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan