
Kemenkeu Mengajar 10: Edukasi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Generasi Muda
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam kegiatan Kemenkeu Mengajar 10. Kegiatan ini digelar di SMAN 4 Palangka Raya dan disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SKh se-Kalteng, pada Senin (10/11). Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman kepada siswa tentang pengelolaan keuangan negara, APBN, serta pentingnya tanggung jawab terhadap uang publik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kolaborasi yang Menunjukkan Kemajuan Pendidikan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, M. Reza Prabowo, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai kolaborasi antara Kemenkeu dan pihak pendidikan sebagai bukti nyata kemajuan pendidikan di Kalteng yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.
“Hari ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Kalteng. Kita sudah satu, dua, bahkan tiga langkah lebih maju dibanding waktu sebelumnya. Kemenkeu Mengajar adalah bentuk nyata dukungan lintas sektor untuk mencerdaskan generasi muda,” ujar Reza.
Ia juga berharap para siswa dapat memahami dasar akuntansi dan pengelolaan keuangan negara dengan baik, sehingga mampu menumbuhkan karakter jujur, tanggung jawab, dan transparan sejak dini.
“Kami ingin adik-adik belajar bagaimana uang negara dikelola dengan benar. Kami juga terbuka untuk siapa pun yang ingin mengajar dan melengkapi proses belajar di sekolah,” tambahnya.
Kemenkeu Mengajar Memasuki Tahun Ke-10
Kepala Perwakilan Kemenkeu Provinsi Kalteng, Heri Hermawan, menjelaskan bahwa kegiatan Kemenkeu Mengajar telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan kini memasuki tahun ke-10. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peran APBN dalam pembangunan nasional.
“Kami ingin menanamkan nilai bahwa uang negara adalah milik bersama dan harus digunakan secara bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa termotivasi menjadi generasi yang peduli dan siap menjadi pemimpin masa depan,” jelas Heri.
Heri menambahkan bahwa pelaksanaan Kemenkeu Mengajar tidak menggunakan dana APBN, melainkan hasil donasi dari pegawai Kemenkeu. Tahun ini, pelaksanaan di Kalteng dilakukan di dua titik di Palangka Raya, satu titik di Pangkalan Bun, dan satu titik di Muara Teweh.
Kegiatan Berlangsung Meriah dan Interaktif
Kegiatan di SMAN 4 Palangka Raya sendiri berlangsung meriah. Seluruh siswa mengikuti sesi interaktif bersama relawan Kemenkeu yang menjelaskan dasar pengelolaan keuangan negara dan peran penting pajak bagi pembangunan. Kegiatan Kemenkeu Mengajar tahun ini disiarkan secara langsung ke seluruh sekolah di Kalteng.
“Kami berterima kasih kepada Disdik dan Pemprov Kalteng atas dukungan luar biasa, terutama dalam penyediaan fasilitas digital yang membuat kegiatan pendidikan seperti ini dapat diikuti secara luas,” tutup Heri Hermawan.
SMAN 4 Palangka Raya Bangga Jadi Tujuan Kegiatan
Kepala SMAN 4 Palangka Raya, Sudiro, menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya sekolah yang dipimpinnya sebagai tuan rumah kegiatan Kemenkeu Mengajar di tingkat provinsi.
“Ini suatu kehormatan bagi kami. SMAN 4 Palangka Raya menjadi bagian dari kolaborasi besar bersama Kemenkeu dan Disdik Kalteng. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi siswa,” tambahnya.