Kunjungan Menteri Sosial ke Pidie Jaya

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan ke dapur umum Kementerian Sosial di kantor Dinas Sosial P3A, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Selain meninjau operasional dapur umum, ia juga menyerahkan santunan kepada 31 ahli waris korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor.
Para ahli waris korban meninggal menerima santunan sebesar Rp 15 juta per orang. Selain itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa akan diberikan tambahan santunan sebesar Rp 5 juta untuk korban luka berat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Santunan pertama diserahkan kepada dua ahli waris di Kabupaten Pidie, dan selanjutnya kepada 29 ahli waris di Kabupaten Pidie Jaya. Ke depan, santunan ini akan diberikan kepada seluruh ahli waris korban meninggal akibat bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran santunan dilakukan setelah dilakukan asesmen dan identifikasi ahli waris. Ia menekankan bahwa nilai santunan bukanlah yang utama, melainkan bentuk solidaritas dan tali asih negara terhadap keluarga yang ditinggalkan oleh orang-orang tercinta.
Operasional Dapur Umum
Operasional dapur umum terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Kementerian Sosial bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan dalam memberikan dukungan logistik dan dapur umum.
Dapur umum ini beroperasi di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, dengan 39 titik lokasi. Setiap hari, dapur umum ini memproduksi tidak kurang dari 400 ribu porsi makanan. Salah satu lokasi tersebut berada di Pidie Jaya.
Dapur umum ini dikelola oleh Tagana Kemensos, sumber daya pemerintah daerah, dan relawan. Mereka memproduksi makanan sebanyak 7 ribu porsi setiap harinya.
Menurut Bupati Pidie Jaya, jumlah porsi masih dirasa kurang. Oleh karena itu, Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya akan menambah kekuatan untuk meningkatkan produksi makanan agar bisa mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk bagi petugas.
Arahan Presiden dan Pemulihan Ekonomi
Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberi arahan agar bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memenuhi segala kebutuhan korban bencana.
Pada tahap kedaruratan, fokus utama adalah evakuasi ke tenda pengungsian atau gedung pemerintah serta memenuhi kebutuhan logistik. Setelah itu, pemerintah akan menyiapkan hunian sementara atau tetap.
Jika identifikasi korban telah selesai, Kemensos akan bekerja sama dengan kementerian lain untuk memberikan dukungan pemulihan ekonomi melalui program yang paling dibutuhkan oleh keluarga terdampak.
Gus Ipul menegaskan bahwa semua pihak sedang bekerja keras. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung dan menciptakan suasana kondusif agar petugas dapat bekerja dengan baik.
Apresiasi dan Permintaan Tambahan
Gus Ipul menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada semua pihak yang bekerja sama dalam menanggulangi musibah ini. Presiden Prabowo juga telah turun beberapa kali untuk memberi arahan dan penguatan agar masalah ini dapat diatasi secara bertahap.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyampaikan terima kasih kepada Gus Ipul atas perhatiannya terhadap masyarakat terdampak bencana. Ia menyebut bahwa banyak rumah warga yang hancur total, sehingga perlu diberikan bantuan rumah hunian tetap.
Selain itu, Bupati meminta tambahan 2-3 dapur umum lagi untuk masyarakat yang masih tinggal di tempat pengungsian. Ia juga meminta tambahan tenda untuk sekolah darurat sebagai bentuk dukungan dari pihak daerah.
Interaksi dengan Anak-anak Pengungsi
Setelah pemberian santunan, Gus Ipul menemui anak-anak pengungsi yang sedang mendapatkan layanan psikososial. Ia berinteraksi dengan mereka, menyimak kemampuan bernyanyi dan mengaji.
Gus Ipul juga meninjau langsung proses pembuatan makanan di dapur umum Kemensos. Ia mengucapkan terima kasih kepada para petugas yang telah berdedikasi melayani para pengungsi.
