
Penyerahan Surat Keputusan Pendirian Program Studi PAI di STEI Walisongo Sampang
Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pendirian Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kepada Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Walisongo Sampang. Penyerahan SK ini dilakukan dalam sebuah acara yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh rasa syukur di Pendopo Pondok Pesantren Al-Fithrah Surabaya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag, para pejabat Kementerian Agama, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Walisongo, KH. Moh. Ainul Yakin Halimi, serta perwakilan civitas akademika STEI Walisongo Sampang. Acara ini menjadi momen penting bagi lembaga pendidikan yang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Peran Penting Program Studi PAI
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag menekankan bahwa kehadiran program studi PAI sangat penting dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di tanah air. Ia berharap lulusan dari program ini tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islam yang moderat dan mampu berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
“Kami berharap Program Studi PAI di STEI Walisongo dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islam yang moderat dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Rasa Syukur dari Ketua Yayasan
KH. Moh. Ainul Yakin Halimi selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam Walisongo menyampaikan rasa syukur atas diterimanya SK ini. Menurutnya, SK tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan lembaga untuk memperluas kontribusi di bidang pendidikan Islam.
“Ikuti berita di Google News” merupakan salah satu cara untuk mengikuti perkembangan informasi terkini. Namun, dalam konteks ini, rasa syukur disampaikan dengan penuh semangat oleh KH. Moh. Ainul Yakin Halimi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama atas kepercayaan ini. InsyaAllah, kami akan terus berkomitmen memperkuat mutu pendidikan dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Langkah Selanjutnya untuk STEI Walisongo Sampang
Dengan diterbitkannya SK ini, STEI Walisongo Sampang secara resmi mendapatkan izin untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mulai tahun akademik 2025/2026. Pihak kampus berencana segera membuka pendaftaran mahasiswa baru dan menjalin kolaborasi dengan berbagai sekolah serta lembaga pendidikan Islam di wilayah Sampang dan sekitarnya.
Acara penyerahan SK ditutup dengan penandatanganan berita acara dan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur atas langkah baru dalam upaya meningkatkan mutu dan peran pendidikan Islam di tanah air.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Program Studi PAI di STEI Walisongo Sampang diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu agama yang berbasis pada nilai-nilai keislaman yang moderat. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program ini juga menjadi peluang bagi institusi pendidikan untuk berkembang lebih jauh, baik secara akademik maupun sosial. Kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan di wilayah Sampang dan sekitarnya diharapkan dapat menciptakan jaringan yang kuat dan saling mendukung dalam menjalankan visi dan misi pendidikan keagamaan.
Kesimpulan
Penyerahan SK pendirian Program Studi PAI di STEI Walisongo Sampang adalah langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama dan komitmen tinggi dari pihak kampus, diharapkan program ini dapat menjadi model pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat luas.