Kementerian ATR/BPN Percepat Penyelesaian dan Integrasi RDTR dengan OSS

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Kementerian ATR/BPN Percepat Penyelesaian dan Integrasi RDTR dengan OSS
Kementerian ATR/BPN Percepat Penyelesaian dan Integrasi RDTR dengan OSS

Kementerian ATR/BPN Bergabung dalam Satgas P2SP untuk Percepatan Program Strategis Nasional

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi masuk ke dalam Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Penempatan ini dilakukan oleh pemerintah untuk memastikan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) berjalan efektif dan terarah. Peran utama dari Kementerian ATR/BPN adalah mempercepat implementasi program serta menyelesaikan hambatan yang ada, khususnya dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Menurut Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, saat ini dari target 2.000 RDTR, sebanyak 668 telah selesai diselesaikan. Ia optimistis bahwa hingga akhir tahun ini, jumlah RDTR yang selesai akan mencapai 700.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Dari target 2.000 RDTR, saat ini telah diselesaikan 668. Sampai akhir tahun, kita optimistis bisa capai 700 RDTR,” ujar Nusron dalam Rapat Pimpinan Satgas P2SP di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Pembentukan Satgas P2SP Berdasarkan Arahan Presiden

Satgas P2SP dibentuk berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas pada 15 Oktober 2025 lalu. Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui Rakornas para Menteri Kabinet Merah Putih. Satgas ini terbagi menjadi tiga Pokja, masing-masing dengan fokus pekerjaan yang berbeda-beda.

Peran Kementerian ATR/BPN tidak hanya terbatas pada percepatan RDTR, tetapi juga pada integrasi RDTR ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). Menurut Menteri Nusron, percepatan digitalisasi melalui OSS sangat penting untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan mendorong investasi.

Ia menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh RDTR yang belum masuk ke dalam OSS.

“Dari 668, belum semuanya terintegrasi ke dalam OSS. Ini menjadi PR kami dan insyaallah saya komit. Dua bulan ke depan akan saya dorong agar seluruh yang belum (terintegrasi) OSS segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kepemimpinan Rapat oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

Sebagai pemimpin rapat kali ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa hasil pembahasan akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing Pokja.

“Kita ingin semua program strategis berjalan sinkron, sesuai arahan presiden. Pembicaraan hari ini langsung ditindaklanjuti dengan langkah konkret,” ujarnya.

Partisipasi dan Kolaborasi dengan Instansi Terkait

Dalam rapat ini, hadir mendampingi Menteri Nusron, Direktur Perencanaan Tata Ruang, Nuke Harniati. Selain itu, sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait turut mengikuti rapat tersebut.

Fokus pada Integrasi dan Digitalisasi

Selain RDTR, Kementerian ATR/BPN juga fokus pada pengintegrasian data dan proses administratif ke dalam sistem digital seperti OSS. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses perizinan dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan tata ruang.

Tantangan dan Langkah Ke Depan

Meskipun pencapaian RDTR telah mencapai 668, masih ada tantangan dalam integrasi RDTR ke dalam OSS. Menteri Nusron menyadari bahwa ini menjadi PR utama yang harus segera diperbaiki. Dengan komitmen kuat dan rencana aksi jelas, Kementerian ATR/BPN siap mempercepat proses ini.

Langkah-langkah konkrit yang akan diambil antara lain:

  • Peningkatan koordinasi dengan instansi terkait
  • Pelatihan dan sosialisasi kepada pihak-pihak yang terlibat
  • Penggunaan teknologi informasi untuk mempercepat proses pengajuan dan pemeriksaan RDTR

Dengan kerja sama yang baik dan komitmen tinggi, diharapkan program strategis nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan